Vitri namanya. Generasi ketiga Suzuki Thunder125 alias V3. Berulang kali disebut di blog ini tapi jarang terlihat. Maklum bukan banci tampil seperti pemiliknya. Setia menemani perjalanan, dari Sabang hingga Merauke kopdar. Sudah cukup banyak bloger beken yang ditemui. Hitam manis, sedikit pemalu, sexy, 14x cicilan lagi.
Setelah sekian waktu tak sempat mengurusinya dengan alasan yang dicari-cari sebagai pengganti kata malas, akhir pekan kemarin kami kembali bercengkerama.
» dimulai hari Sabtu dengan luluran dan pijat plus-plus mencuci. Beberapa bulan hanya berbasuh dengan air hujan membuatnya sedikit dekil. Saat selesai ia tampak makin sexy dan menarik.
» tampaknya ia juga kangen bertemu teman lama sesama Suzuki Thunder125. Jadilah malam Minggu kopdar di Bintaro Junction hingga lewat tengah malam. Obrolan diselingi dengan curhat tentang keluhan mesin. Sekalian saja minta tolong paru-paru Vitri untuk disemprot carb cleaner.
» puncak orgasme cengkerama tentu saja hari Minggu. Cek dan menambah air aki, dilanjutkan melumasi tali kopling dengan minyak goreng. Kan katanya sebelum penetrasi harus ada lubrikasi
Setelah itu giliran gigi tarik alias gir dan rantai. Istilah gigi tarik ini kalau tak salah berasal dari daerahnya Bang Toga.
OH YEEES! Puas bisa bercengkerama lagi dengan Vitri yang berakhir dengan belepetan oli dan kotoran. Oh ya, Vitri juga sudah mulai mengonsumsi Pertamax lagi lho. Meluangkan sedikit waktu dan tenaga bisa membuat umur pakai suku cadangnya lebih awet; lumayan menghemat anggaran belanja. Siapa tahu cukup untuk tabungan dan menukarnya dengan Kawasaki Ninja 250 R tahun depan…


Nah yang seru kalo obyeknya bergerak. Gimana ga seru kalo harus ngejar obyek tersebut dan berusaha mengambil gambar menggunakan hape yang keypad-nya ada di samping seperti itu? Kuncinya adalah 








Komentar