Akhirnya aku percaya bahwa sihir itu ada. Wah kafir neh! Buktinya kami (aku & isteri) seperti terhipnotis bersabar menunggu berbulan-bulan hingga terbitnya buku Harry Potter ketujuh. Maklum, dengan bahasa linggis yang pas-pasan sepertinya tidak akan seru membaca Harry Potter dan kamus sihir bahasa.
Buku yang dirilis pertengahan Januari 2008 dijual seharga 150 ribu rupiah, beberapa hari kemudian harganya naik menjadi 195 ribu rupiah. Tapi ada diskon 10%, lumayanlah untuk isi bengsin. Tuh kan sihir, buktinya kok kami mau beli yak
Katanya sih harganya akan naik lagi hingga di atas 200 ribu rupiah. Atau itu cuma supaya bukunya lebih laku lagi?
Membaca 999 halaman buku itu bukan hal yang mudah, apalagi diselingi berbagai kesibukan di akhir pekan seperti… tidur! Membacanya seperti enggan berhenti, bahkan nyaris males mandi dan gosok gigi ga ikut kopdar bloger Tangerang. Tapi ga sampai 24 jam, malah kalau ditotal mungkin kurang dari 8 jam, tuntas sudah. Jadi akhirnya Harry Potter dan Kau-Tahu-Siapa &*#%&^%@!#!! *diprotes tetangga sebelah* Ngemeng-ngemeng, kok jumlah halamannya 999 yak? Apa sengaja dibuat sebagai kebalikan dari 666? Mistik deh hehehe.











Komentar