Tag Archive for 'safety riding'

FotoBiker

Keinginanku untuk bisa jadi fotografer bisa dipastikan gagal. Boro-boro punya kamera keren, adanya cuma kamera saku yang hasil potonya gelap n banyak diprotes penggemar. Tapi itu ga menurutkan keinginan untuk mengabadikan apa yang ada, terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.

Dengan aktifitas sebagai pengendara sepeda motor Suzuki Thunder125 (Oh, Hidupku di Atas Roda-nanti bikin stikernya) banyak dan ada saja yang bisa dilihat dan diabadikan. Obyek diam atau bergerak, semua coba diraih. Modalnya? Kamera hape jadul Siemens SX1 (baca: seksi)!

Kombinasi antara di atas roda dua, kamera jadul dan keinginan mengambil gambar bisa jadi perburuan yang menarik. Bila ada obyek diam mungkin lebih mudah. Kesulitan akan tiba bila obyek berada di jalur berlawanan arah dan harus mencari putaran. Solusi lain meninggalkan pasangan sepeda motor di situ dengan kemungkinan adanya tangan jahil.

Nah yang seru kalo obyeknya bergerak. Gimana ga seru kalo harus ngejar obyek tersebut dan berusaha mengambil gambar menggunakan hape yang keypad-nya ada di samping seperti itu? Kuncinya adalah jangan memaksakan diri. Jika memang sudah tak terkejar ya relakan saja. Dahulukan keselamatan Anda. Coba deh sekali-sekali, beneran memacu adrenalin, bro! Dan jadilah fotobiker alias fotografer-wanna-be dengan hasil foto pas-pasan dengan modal roda dua. Eh tapi tetep hati-hati yak!

Love Never Die

X : Darling, our love will never die. I love you!

Y : Beib, ay lop yu tuuu…

Love never die? Baseeee…

SEE? SIPDE!

Tak mudah menjadi penyintas* jalanan. Biker dikenal sebagai mahluk yang tak kepanasan saat hujan, tak kehujanan saat panas. Semua kemampuan harus dikerahkan saat mengatur kendali sepeda motor mulai dari motor matic, bebek sampai motor kopling. Merk Suzuki, Honda, Yamaha, Kawasaki, Kanzen, Bosowa, Hyosung, Ducati, baru maupun bekas cara berkendaranya relatif sama. Kedua tangan harus stabil memegang kendali, di saat bersamaan harus memegang tuas yang ada untuk mengatur rem/kopling. Kedua kaki pun harus memiliki ritme yang sama untuk menginjak tuas rem dan persneling. Mata harus fokus dengan keadaan di jalan: depan dan belakang. Blind spot bisa dikurangin berkat kaca spion. Mangkanya jangan pakai kaca bedak untuk spion. :P

Seeing is believing…