<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>caplang[dot]net &#187; Keselamatan Jalan</title>
	<atom:link href="http://www.caplang.net/category/keselamatan-jalan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.caplang.net</link>
	<description>jurnal hidup penikmat jalanan dan seisinya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 Dec 2011 17:19:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kursus Berkendara &#8220;9 Nyawa&#8221;</title>
		<link>http://www.caplang.net/2010/10/11/kursus-berkendara-9-nyawa/</link>
		<comments>http://www.caplang.net/2010/10/11/kursus-berkendara-9-nyawa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2010 07:43:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[nyetir]]></category>
		<category><![CDATA[sms]]></category>
		<category><![CDATA[telepon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.caplang.net/?p=2206</guid>
		<description><![CDATA[Anda belum bisa menyetir mobil? Atau ingin mengendarai sepeda motor sendiri tapi belum tahu harus memulai dari mana? Jangan kuatir! Tempat kami &#8211; Kursus Berkendara &#8220;9 Nyawa&#8221; &#8211; menyediakan jasa bagi orang-orang yang berkompeten seperti Anda! Kami memiliki instruktur-instruktur handal &#8230; <a href="http://www.caplang.net/2010/10/11/kursus-berkendara-9-nyawa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda belum bisa menyetir mobil? Atau ingin mengendarai sepeda motor sendiri tapi belum tahu harus memulai dari mana? Jangan kuatir!</p>
<p>Tempat kami &#8211; Kursus Berkendara &#8220;9 Nyawa&#8221; &#8211; menyediakan jasa bagi orang-orang yang berkompeten seperti Anda! Kami memiliki instruktur-instruktur handal yang sudah terbukti mampu bertahan hidup setelah menerobos lampu merah dan tantangan lainnya di jalan.</p>
<p><span id="more-2206"></span></p>
<p>Tak cukup itu, kami juga menyediakan bermacam paket sesuai kebutuhan Anda. Setelah lulus dari kursus dan memperoleh sertifikat, target kami adalah Anda mampu terus berkendara sambil membaca SMS, <em>update</em> status atau <em>upload</em> foto di Facebook, menerima panggilan telepon untuk ketawa-ketiwi yang maha penting, juga membalas <em>mention</em> atau DM di Twitter, <em>checkin</em>, berbagai layanan <em>instant messenger</em>, dan sebagainya. <em>You name it!</em></p>
<p>Selain untuk pengguna roda dua, roda empat atau lebih, paket kursus kami juga mencakup latihan jari dan tangan di atas keypad konvensional, qwerty, bahkan <em>touch screen</em>!</p>
<p>Kami juga akan membekali para peserta kursus dengan pengetahuan tentang aturan lalulintas yang terbaru. Sehingga saat ada petugas yang berusaha menilang, Anda akan mampu mempertahankan argumentasi betapa pentingnya kegiatan yang Anda lakukan sambil berkendara demi mempertahankan kelangsungan hidup Anda!</p>
<p>Tunggu apalagi? Segera daftarkan diri Anda sekarang juga! Harga dapat berubah sewaktu-waktu setelah hilang nyawa pertama!</p>
<p>Hubungi: 0-800-GO-2-HELL!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caplang.net/2010/10/11/kursus-berkendara-9-nyawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aturan Helm SNI</title>
		<link>http://www.caplang.net/2010/02/04/aturan-helm-sni/</link>
		<comments>http://www.caplang.net/2010/02/04/aturan-helm-sni/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 05:58:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biker]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[helm]]></category>
		<category><![CDATA[SNI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.caplang.net/?p=2160</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar jam 11.20 siang tadi saya mendapat SMS dari pengirim dengan nama &#8220;Helm berSNI&#8221; berisi: Ingat, mulai 1 April 2010, pengguna sepeda motor wajib mengenakan helm ber-SNI (Standar Nasional Indonesia). Pilih ber-SNI, pilih SELAMAT! Info: www.bsn.go.id. Malahan saya terima SMS &#8230; <a href="http://www.caplang.net/2010/02/04/aturan-helm-sni/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekitar jam 11.20 siang tadi saya mendapat SMS dari pengirim dengan nama &#8220;Helm berSNI&#8221; berisi:</p>
<blockquote><p>Ingat, mulai <strong>1 April 2010</strong>, pengguna sepeda motor wajib mengenakan helm ber-SNI (Standar Nasional Indonesia). Pilih ber-SNI, pilih SELAMAT! Info: <a title="Badan Standardisasi Nasional" href="http://www.bsn.go.id/" target="_blank">www.bsn.go.id</a>.</p></blockquote>
<p>Malahan saya terima SMS yang saya dua kali. Coba membalas ke nomor pengirim tapi hingga kini belum mendapat balasan. Sebenarnya ini tentang apa sih? Menurut berita di web BSN, memang dilakukan &#8220;SMS blasting&#8221; kepada 800 nomor ponsel. Dan ternyata saya salah satunya. Terus dari mana mereka tahu nomor telepon saya?? *sok penting*</p>
<p><span id="more-2160"></span></p>
<p>SNI merupakan standar kualitas yang berlaku di Indonesia. Kaitannya dengan SMS tersebut tentu saja membicarakan standar kualitas helm bagi pengendara sepeda motor di wilayah hukum negara Indonesia. Seperti apa detail SNI yang dimaksud? Mengutip dari web BSN, nomor <a title="Detail SNI 1811:2007" href="http://websisni.bsn.go.id/index.php?/sni_main/sni/detail_sni/7610" target="_blank">SNI 1811:2007</a>:</p>
<p>Standar ini menetapkan spesifikasi teknis untuk helm pelindung yang digunakan oleh pengendara dan penumpang kendaraan bermotor roda dua, meliputi klasifikasi helm standar terbuka (open face) dan helm standar tertutup (full face). Syarat mutu meliputi persyaratan umum (material dan konstruksi) dan syarat unjuk kerja. Untuk persyaratan material, bahan helm harus memenuhi ketentuan: Dibuat dari bahan yang kuat dan bukan logam, tidak berubah jika ditempatkan di ruang terbuka pada suhu 0 oC sampai 55 oC selama paling sedikit 4 jam dan tidak terpengaruh oleh radiasi ultra violet, serta harus tahan dari akibat pengaruh bensin, minyak, sabun, air, deterjen dan pembersih lainnya. Bahan pelengkap helm harus tahan lapuk, tahan air dan tidak dapat terpengaruh oleh perubahan suhu. Bahan-bahan yang bersentuhan dengan tubuh tidak boleh terbuat dari bahan yang dapat menyebabkan iritasi atau penyakit pada kulit, tidak mengurangi kekuatan terhadap benturan maupun perubahan fisik sebagai akibat dari bersentuhan langsung dengan keringat, minyak dan lemak si pemakai. Konstruksi helm harus memenuhi persyaratan : harus terdiri dari tempurung keras dengan permukaan halus, lapisan peredam benturan dan tali pengikat ke dagu, tinggi helm sekurang-kurangnya 114 milimeter diukur dari puncak helm ke bidang utama yaitu bidang horizontal yang melalui lubang telinga dan bagian bawah dari dudukan bola mata, dan keliling lingkaran bagian dalam helm berkisar antara 500 mm – 620 mm (berdasarkan kisaran ukuran S, M, L, XL). Syarat unjuk kerja terdiri dari sungkup, sistem penahan, ketahanan impak miring, dan pelindung dagu. Cara uji meliputi uji penyerapan kejut, uji penetrasi, uji efektifitas sistem penahan, uji kekuatan sistem penahan dengan tali pemegang, uji untuk pergeseran tali pemegang, uji ketahanan terhadap keausan dari tali pemegang, uji impak miring, uji pelindung dagu dan uji sifat mudah terbakar. Helm dinyatakan lulus uji apabila memenuhi semua persyaratan pada pasal 4 yang terangkum pada Tabel 5. Syarat unjuk kerja helm. Pada produk dan kemasan sekurang-kurangnya harus dicantumkan: merek atau logo; nama perusahaan; tipe/model; dan ukuran.</p>
<p>Bingung? Saya juga. Yang saya tahu helm yang layak pakai minimal harus bermodel <em>open-face</em>, contoh: <a title="Helm Dua Kaca" href="http://www.caplang.net/2008/09/18/helm-dua-kaca/" target="_blank">KYT 2 Visions</a> dan memiliki 3 lapisan, yaitu cangkang terluar, cangkang dalam, terakhir busa pelindung. Tanda keaslian SNI selain berstiker hologram juga memiliki embos SNI di salah satu sisinya. Banyak yang bertanya, lalu bagaimana nasib helm impor yang beredar di Indonesia? Opini saya, aturan ini bagus untuk melindungi sekaligus merangsang produsen helm dalam negeri supaya memperbaiki kualitas helm bikinannya. Selain itu helm impor yang berlaku pun harus tunduk pada aturan hukum yang berlaku di negara ini. Mungkin pemerintah bisa membuat dan membagikan stiker hologram SNI dan ditempel di helm-helm impor tersebut. <span style="text-decoration: line-through;">Lumayan kan ada proyek bikin stiker</span>.</p>
<p>Mulai sekarang, periksa apakah helm Anda sudah ber-SNI. Bila belum, segera beli helm ber-SNI untuk meminimalisir efek yang mungkin diterima saat kepala mengalami benturan. Jangan cuma demi menghindari ditilang polisi. Ingat,  <em>kepala lo lebih berharga dibanding kolor tetangga!</em> <img src='http://www.caplang.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bacaan lain:<br />
- <a title="BSN" href="http://www.bsn.go.id/news_detail.php?news_id=1590" target="_blank">Pemberlakuan Helm Ber-SNI Mulai April</a><br />
- <a title="Tokohelm.com" href="http://www.tokohelm.com/2009/04/kontroversi-seputar-sni-i/" target="_blank">Kontroversi Seputar SNI (I)</a><br />
- <a title="Edo Rusyanto" href="http://edorusyanto.wordpress.com/2010/02/04/isi-kepala-kita-lebih-mahal/" target="_blank">Isi Kepala Kita Lebih Mahal</a><br />
- <a title="Benny The Bear" href="http://bennythegreat.wordpress.com/2009/11/20/road-safety-association-goes-to-pabrik-helm/" target="_blank">Road Safety Association Goes to Pabrik Helm</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caplang.net/2010/02/04/aturan-helm-sni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>46</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shell Luncurkan Situs AmandiJalan.com</title>
		<link>http://www.caplang.net/2010/01/20/shell-luncurkan-situs-amandijalancom/</link>
		<comments>http://www.caplang.net/2010/01/20/shell-luncurkan-situs-amandijalancom/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 10:59:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keselamatan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[amandijalan]]></category>
		<category><![CDATA[road safety]]></category>
		<category><![CDATA[shell]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.caplang.net/?p=2113</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Pentingnya keamanan di jalan tidak dapat dipandang sebelah mata dilihat dari tingginya angka kecelakaan dan akibat yang ditimbulkannya. Berdasarkan data dari Polda Metro Jaya, jumlah kecelakaan lalu lintas di DKI Jakarta pada tahun 2009 mencapai 6.896 kejadian, termasuk luka ringan, &#8230; <a href="http://www.caplang.net/2010/01/20/shell-luncurkan-situs-amandijalancom/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8220;Pentingnya keamanan di jalan tidak dapat dipandang sebelah mata dilihat dari tingginya angka kecelakaan dan akibat yang ditimbulkannya. Berdasarkan data dari Polda Metro Jaya, jumlah kecelakaan lalu lintas di DKI Jakarta pada tahun 2009 mencapai 6.896 kejadian, termasuk luka ringan, luka berat dan meninggal dunia. Jumlah ini meningkat 7,51 persen atau 503 kasus dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai bagian dari rangkaian program kampanye aman di jalan yang telah dilakukan, kali ini Shell meluncurkan sarana informasi berbasis internet www.amandijalan.com yang dapat memberikan informasi dan edukasi kepada semua pengguna jalan baik pengendara bermotor, sepeda maupun pejalan kaki.&#8221;</p></blockquote>
<p>Demikian isi email yang saya terima siang ini. Langsung saja saya browsing ke <a title="Aman di Jalan" href="http://www.amandijalan.com" target="_blank">www.amandijalan.com</a> untuk melihat seperti apa isinya. Web yang didominasi warna kuning ini menyajikan antara lain halaman apa itu <em>road safety</em>, untuk mengunduh peraturan lalu lintas UU No. 22 Tahun 2009, kuis (saya belum coba, jadi tidak tahu itu kuis berhadiah atau bukan <img src='http://www.caplang.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ), juga <a title="Petualangan Aksa dan Tisa" href="http://www.amandijalan.com/index.php?idmu=21&amp;idml1=22&amp;tipe=2&amp;idkonten=18" target="_blank">komik Aksa dan Tisa</a>. Ada berita dan forum, namun sayang isinya masih mengutip dari situs berita lain.</p>
<p><span id="more-2113"></span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-2114 aligncenter" title="Shell - www.amandijalan.com" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2010/01/shell_amandijalan.jpg" alt="" width="500" height="247" /></p>
<p>Saya melihat web ini sebagai bentuk kepedulian Shell terhadap keselamatan pengguna jalan: pejalan kaki, penguna sepeda, roda dua, roda empat dan lainnya. Terlepas dari terbaca dan terpahaminya isi tulisan-tulisan di dalamnya. Semoga makin banyak pengguna jalan yang menyadari pentingnya keselamatan bersama di jalan.</p>
<p>Tulisan bagi tiap pengguna jalan menarik untuk dibaca. Salah satunya tentang SIPDE (<em>Scan &#8211; Identify &#8211; Predict &#8211; Decide &#8211; Execetute</em>) seperti yang <a title="SEE? SIPDE!" href="http://www.caplang.net/2008/01/16/see-sipde/" target="_blank">pernah ditulis</a> di blog ini.  Lalu ada juga tulisan untuk pengguna sepeda dan pejalan kaki. Oh ada juga stiker dengan tema <em>road safety</em> yang dibagikan dalam jumlah terbatas di SPBU Shell. Tidak asyik kalau semua saya bahas di sini. Selamat membaca <img src='http://www.caplang.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Catatan: ini bukan tulisan berbayar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caplang.net/2010/01/20/shell-luncurkan-situs-amandijalancom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Buang Sampah Sembarangan!</title>
		<link>http://www.caplang.net/2009/10/06/jangan-buang-sampah-sembarangan/</link>
		<comments>http://www.caplang.net/2009/10/06/jangan-buang-sampah-sembarangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 16:31:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sembarangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.caplang.net/?p=2055</guid>
		<description><![CDATA[Kejadian yang saya alami hari ini di jalan sungguh tidak mengenakkan. Arus jalan cukup sepi dan saya berniat mendahului mobil di depan saya. Namun tiba-tiba sebuah plastik melayang keluar dari mobil. Untung saya sigap dan menghindar tepat waktu. Saya pikir &#8230; <a href="http://www.caplang.net/2009/10/06/jangan-buang-sampah-sembarangan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kejadian yang saya alami hari ini di jalan sungguh tidak mengenakkan. Arus jalan cukup sepi dan saya berniat mendahului mobil di depan saya. Namun tiba-tiba sebuah plastik melayang keluar dari mobil. Untung saya sigap dan menghindar tepat waktu. Saya pikir penumpang yang membuang sampah tadi sudah selesai dengan urusannya. Ternyata belum. Tak lama kemudian sebuah plastik melayang lagi tanpa saya sempat melompat untuk menghindarinya. Ya iyalah, kalau di atas sepeda motor lalu saya melompat kan malah bahaya <img src='http://www.caplang.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Benar, penumpang tadi sekali lagi membuang sampah plastik begitu saja tanpa memerhatikan kemungkinan kulit wajah ganteng saya yang sensitif ini mungkin ternoda akibat ulahnya. Dalam hati saya berkata, &#8220;Sial! Ini orang makannya banyak juga!&#8221; Selain itu yang langsung terlintas adalah teori bahwa tidak semua orang yang bisa memiliki mobil itu  <span style="text-decoration: line-through;">punya otak</span> mampu membeli tempat sampah untuk di mobilnya.</p>
<p>Ini berlaku tidak hanya bagi pengendara mobil. Selayaknya semua orang mau menyimpan sebentar sampahnya sampai menemukan tempat sampah. Biasakan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Tapi bukan berarti bila kita meletakkan sampah itu dengan baik; perlahan dan penuh kelembutan lantas tidak bisa disebut sembarangan. Sekian.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caplang.net/2009/10/06/jangan-buang-sampah-sembarangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>70</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngaku Deh</title>
		<link>http://www.caplang.net/2009/07/13/ngaku-deh/</link>
		<comments>http://www.caplang.net/2009/07/13/ngaku-deh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 07:42:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keselamatan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Biker]]></category>
		<category><![CDATA[lawan arus]]></category>
		<category><![CDATA[parah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.caplang.net/?p=2013</guid>
		<description><![CDATA[Pernah berbuat seperti ini? Foto milik Om Akbar.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Pernah berbuat seperti ini?</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2015" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/07/lawan_arus.jpg" alt="" width="465" height="499" /></p>
<p>Foto milik <a title="Akbarifai's flickr" href="http://www.flickr.com/photos/akbarifai" target="_blank">Om Akbar</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caplang.net/2009/07/13/ngaku-deh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penegakan Hukum</title>
		<link>http://www.caplang.net/2009/07/01/penegakkan-hukum/</link>
		<comments>http://www.caplang.net/2009/07/01/penegakkan-hukum/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 00:33:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[calo]]></category>
		<category><![CDATA[HUT]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[sim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.caplang.net/?p=2001</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini merupakan HUT Bhayangkara ke-63.Seperti yang tercantum pada situsnya, POLRI berkeinginan melakukan reformasi birokrasi di dalam tubuhnya, yang tentunya demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai warga negara, tentu saya memiliki harapan. Saya ingin POLRI, terutama yang ada di jalan, &#8230; <a href="http://www.caplang.net/2009/07/01/penegakkan-hukum/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini merupakan HUT Bhayangkara ke-63.Seperti yang tercantum pada <a href="http://www.polri.go.id/" target="_blank">situsnya</a>, POLRI berkeinginan melakukan reformasi birokrasi di dalam tubuhnya, yang tentunya demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2002" title="www.polri.go.id" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/07/website_polri.jpg" alt="www.polri.go.id" width="500" height="392" /></p>
<p>Sebagai warga negara, tentu saya memiliki harapan. Saya ingin POLRI, terutama yang ada di jalan, lebih tegas dalam upaya penegakkan hukum. Jangan ada lagi korupsi, sebab ini menyangkut nyawa orang banyak. Perbaikan harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Mulai dari pembuatan SIM sampai proses tilang yang jujur. Saya pernah mengalami sendiri bagaimana mudahnya memperoleh SIM tanpa harus menunjukkan bahwa saya memang memiliki <em>skill</em> dan pengetahuan yang layak untuk berada di jalan. Dua kali malah. SIM A dan SIM C. Cukup dengan membayar lebih kemudian akan ada petugas yang membimbing saya mulai dari mengisi data pribadi hingga jawaban yang benar. Sungguh terorganisir. Padahal itu bisa jadi potensi bahaya di kemudian hari. Katanya sih kalau di luar negeri untuk mendapatkan SIM itu susah setengah mati. Dan katanya juga sistem tilang di sana tidak mungkin pakai istilah damai di tempat. Katanya lho, saya belum pernah coba&#8230;.</p>
<p>Selamat HUT Bhayangkara! Semoga semakin baik melayani dan melindungi masyarakat. Anda juga punya harapan atau pengalaman?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caplang.net/2009/07/01/penegakkan-hukum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motor Masuk Tol?</title>
		<link>http://www.caplang.net/2009/06/23/motor-masuk-tol/</link>
		<comments>http://www.caplang.net/2009/06/23/motor-masuk-tol/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 00:21:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keselamatan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[jalan tol]]></category>
		<category><![CDATA[PP no. 44 tahun 2009]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda motor]]></category>
		<category><![CDATA[turing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.caplang.net/?p=1987</guid>
		<description><![CDATA[Menurut penjelasan Peraturan Pemerintah No 44 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol yang diterima detikOto, Senin (22/6/2009) asas keadilan merupakan salah satu alasannya. Dalam penjelasan resmi disebutkan: Berdasarkan Undang-undang Nomor 38 Tahun &#8230; <a href="http://www.caplang.net/2009/06/23/motor-masuk-tol/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Menurut penjelasan Peraturan Pemerintah No 44 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol yang diterima detikOto, Senin (22/6/2009) asas keadilan merupakan salah satu alasannya. Dalam penjelasan resmi disebutkan:</p>
<p><em>Berdasarkan Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, jalan merupakan salah satu prasarana transportasi nasional yang diselenggarakan berdasarkan asas kemanfaatan, asas keamanan, asas keserasian, asas keadilan, asas transparansi, asas keberdayagunaan, serta asas kebersamaan dan kemitraan diharapkan dapat melayani kepentingan umum dan dapat mengakomodir semua kepentingan masyarakat.</em></p>
<p><em>Kendaraan bermotor roda dua merupakan moda transportasi dengan populasi yang cukup besar, sehingga perlu diberi kemudahan dalam menggunakan infrastruktur berupa jalan termasuk jalan tol.</em></p>
<p>(Sumber: <a title="Biar Adil, Motor Boleh Masuk Jalan Tol" href="http://oto.detik.com/read/2009/06/22/175513/1152203/648/biar-adil-motor-boleh-masuk-jalan-tol" target="_blank">DetikOto</a>)<em></em></p></blockquote>
<p>Sewaktu terjadi banjir tahunan di Jakarta, mungkin tahun 2007, dan sepeda motor diperbolehkan melewati beberapa ruas jalan tol, saya merelakan diri mengambil jalan sedikit lebih jauh demi mencicipi bagaimana rasanya bila motor boleh lewat jalan tol. Memang kondisi saat itu darurat. Saat itu disiapkan lajur khusus motor yang diberi pembatas kun (<em>cone</em>) yang diikatkan tali di sepanjang jalan. Sekedar gambaran, ruas jalan tol yang pernah saya lalui menggunakan motor hanya dari gerbang Pondok Indah keluar di Fatmawati, waktu itu penyebabnya banjir di dekat sekolah Don Bosco. Saat lain saya pernah melewati ruas tol dari gerbang RC Veteran dan harus keluar di gerbang Pondok Pinang. Motor boleh masuk jalan tol akibat Jakarta langganan banjir, dan beberapa ruas jalan tergenang air. Walaupun sebenarnya saya tak perlu-perlu amat untuk melewati jalan tol karena masih ada jalur alternatif yang lain <img src='http://www.caplang.net/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-1987"></span>Kondisi jalan tol yang waktu itu saya lewati, lajur khusus yang dibatas kun itu hanya selebar 1 (satu) meter, berada di paling kiri. Tahu kan kalau di paling kiri mestinya jadi jalur khusus darurat? Selain aspalnya tidak bagus, di sisi kiri itulah terdapat lubang gorong-gorong air sepanjang jalan. Jadi motor harus melewati jalur yang sempit dan kondisi jalan yang tidak bagus. Belum lagi bahaya terpaan angin dari laju mobil. Ingat, sebegai jalan yang mestinya bebas hambatan, ada kecepatan minimum bagi pengguna jalan tol. Wajar sih, saat itu kan kondisi darurat. Artinya sekarang Jasa Marga sudah siap andai motor masuk tol?</p>
<p>Seiring dengan keluarnya PP No. 44 Tahun 2009 tersebut, mestinya sudah dibarengi dengan kelengkapan yang dibutuhkan. Aneh ya, mengeluarkan peraturan tapi infrastruktur pendukungnya belum siap. Mestinya disiapkan dulu lajur khusus motor di jalan tol, baru kemudian aturannya disahkan. Seperti diketahui, dimensi motor tentu lebih kecil dibanding mobil. Belum lagi motor termasuk jenis kendaraan yang rapuh. Selain lajur khusus, perlu juga pembatasan kecepatan dan jarak tempuh. Kalau aturan ini bukan pesanan <span style="text-decoration: line-through;">pemilik moge</span> pihak tertentu dan memang demi asas keadilan, mestinya juga sudah mempertimbangkan asas keselamatan pengguna jalan. Dan mestinya juga tak perlu buru-buru dalam menerbitkan peraturan dong.</p>
<p>Saya sih senang saja andai motor memang boleh masuk tol. Dengan akses jalan yang lebih mudah, bakalan turing kemana-mana hehehe&#8230;. Tapi, apakah kita—pengguna jalan dan terutama pengelola jalan tol di Indonesia— sudah benar-benar siap dengan aturan ini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caplang.net/2009/06/23/motor-masuk-tol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyambut Pekan Keselamatan Jalan 2009</title>
		<link>http://www.caplang.net/2009/06/18/menyambut-pekan-keselamatan-jalan-2009/</link>
		<comments>http://www.caplang.net/2009/06/18/menyambut-pekan-keselamatan-jalan-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 04:44:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[2009]]></category>
		<category><![CDATA[grsp]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[pnktj]]></category>
		<category><![CDATA[uu llaj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.caplang.net/?p=1977</guid>
		<description><![CDATA[Ini merupakan kegiatan Pekan Nasional Keselamatan Jalan dan Transportasi (PNKJT) yang ketiga kali, setelah penyelenggaraan pertama tahun 2007 dan Pekan Keselamatan Jalan 2008 lalu. Kampanye dijadwalkan mulai 23 24 Juni 2009 dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertempat di Taman Mini &#8230; <a href="http://www.caplang.net/2009/06/18/menyambut-pekan-keselamatan-jalan-2009/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini merupakan kegiatan Pekan Nasional Keselamatan Jalan dan Transportasi (PNKJT) yang ketiga kali, setelah penyelenggaraan pertama tahun 2007 dan <a title="Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Semua" href="http://www.caplang.net/2008/04/21/keselamatan-jalan-tanggung-jawab-kita-semua/" target="_blank">Pekan Keselamatan Jalan 2008</a> lalu. Kampanye dijadwalkan mulai <span style="text-decoration: line-through;">23</span> 24 Juni 2009 dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertempat di Taman Mini Indonesia Indah. Tetap dengan tema besar &#8220;Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Semua&#8221;, kampanye <a href="http://www.news.id.finroll.com/nasional/71611-____indonesia-belum-miliki-data-resmi-kecelakaan____.html" target="_blank">tahun ini </a>memiliki sub-tema &#8220;Edukasi Bagi Masyarakat dan Penanganan Kecelakaan&#8221; dengan slogan &#8220;Sedikit Empati Dapat Menyelamatkan Orang Lain&#8221;.</p>
<p>Program ini secara mendunia dimulai PBB tahun 2004 sebagai akibat makin banyaknya korban tewas akibat kecelakaan di jalan. <a title="Roads the biggest killer of teens" href="http://news.bbc.co.uk/2/hi/health/6572283.stm" target="_blank">BBC News</a> menulis bahwa kematian akibat kecelakaan menjadi pembunuh nomor satu di atas HIV, TB, Malaria dan kanker. Kebanyakan korbannya justru orang-orang berusia di bawah 25 tahun, generasi penerus bangsa. Ancaman tersebut nyata dan mestinya bisa dicegah. Mulai dari diri sendiri untuk memiliki kesadaran dalam berkendaran dengan aman dan selamat, dan tularkan kepada orang-orang terdekat. Dari data-data itulah kemudian PBB mencanangkan program Global Road Safety Partnership (GRSP), di mana Indonesia ikut sebagai salah satu negara partisipan dengan Giri Suseno, mantan Menteri Perhubungan, menjabat ketua GRSP Indonesia. Walaupun Indonesia belum memiliki halaman tersendiri di situsnya dan tergabung dalam <a title="GRSP" href="http://www.grsproadsafety.org/page-asia-23.html" target="_blank">kelompok ASEAN</a> <img src='http://www.caplang.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Padahal tetangga kita Vietnam saja punya <a title="Road Safety in Vietnam" href="http://www.grsproadsafety.org/page-viet_nam-29.html" target="_blank">halaman khusus</a>.</p>
<p><span id="more-1977"></span> Bagaimana dengan situs GRSP lokal? Sepertinya belum ada juga. Ambil contoh saja bagaimana Department of  Transportation (DoT) Amerika memiliki situs khusus untuk <a title="Facts &amp; Statistics | FHWA Safety Program" href="http://safety.fhwa.dot.gov/facts_stats/" target="_blank">Federal Highway Administration</a> (FHWA) lengkap dengan berbagai informasinya. Menurut saya itu jadi kendala bagi masyarakat umum untuk mencari tahu jenis kegiatan apa saja yang dilakukan dalam kampanye Keselamatan Jalan, selain sulitnya mencari data kecelakaan resmi seperti yang <a title="Kesadaran Masyarakat Terhadap Keselamatan Jalan Masih Rendah" href="http://www.dephub.go.id/id/index2.php?module=newsflash&amp;act=view&amp;id=11" target="_blank">dikatakan Pak Giri Suseno</a> sendiri. Saat saya mencoba bertanya pada <a title="ask Google" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;q=data+kecelakaan+lalu+lintas&amp;btnG=Telusuri&amp;meta=" target="_blank">Google</a>, urutan pertama hasil pencarian dengan kata kunci &#8220;data kecelakaan lalu lintas&#8221;, mengarah pada situs Ditlantas Polda Metro Jaya, yang pernah saya bahas bahwa situs tersebut <a title="Meramalkan Kecelakaan" href="http://www.caplang.net/2009/05/28/meramalkan-kecelakaan/" target="_blank">kurang perawatan</a> sebab data kecelakaan yang ditampilkan tidak akurat. Tapi barusan saja saya tengok taut tersebut, sepertinya sudah ada perbaikan. Hmm ada celah bisnis untuk membuat situs GRSP Indonesia nih hehehe&#8230;.</p>
<p>Jangan sampai kita lengah lagi. <a title="Rasa Takut, UU ITE, dan Prita" href="http://www.caplang.net/2009/06/02/rasa-takut-uu-ite-dan-prita/" target="_blank">Kasus Prita</a> bisa jadi contoh bagaimana seperangkat aturan disahkan, pengajuan revisi UU ITE  yang ditolak, hingga kemudian terbukti salah satu pasalnya dengan mudah dibelokkan. Tak hanya tentang aturan, yang paling penting adalah bagaimana kita sebagai individu di jalan memiliki kesadaran dan berkendara dengan aman dan selamat. Dan <a title="Mengalah" href="http://www.caplang.net/2009/06/16/mengalah/" target="_blank">empati</a>. Jangan lupakan teman-teman <a title="Let's Share the Road" href="http://rsa.or.id/" target="_blank">Road Safety Association</a> (RSA) yang juga giat berkampanye. <a title="Dunia Om Anggara" href="http://anggara.org/" target="_blank">Om Anggara</a>, bersedia mengajukan <em>judicial review</em> untuk <a title="UU LLAJ 2009" href="http://www.caplang.net/2009/06/03/uu-llaj-2009/" target="_blank">UU LLAJ yang baru</a>? <img src='http://www.caplang.net/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sebenarnya, saat dikatakan sedikit empati dapat menyelamatkan orang lain, apa yang terlintas di benak Anda? Lalu seperti apakah pencanangan Pekan Keselamatan Jalan tahun 2009? Mudah-mudahan saya masih dapat jatah undangan dari <a title="Rio Mbul" href="http://digitalmbul.com/blogs/" target="_blank">Om Rio</a> untuk menghadiri acara tersebut dan melaporkannya di blog ini.</p>
<p>Pertanyaan terakhir, ini bisa jadi jualan politik juga lho: siapa ya calon presiden yang berani mencanangkan perbaikan jalan yang rusak, fasilitas, dan keselamatan di jalan dalam kampanyenya? Sederhana saja, dengan kondisi jalan yang baik tentu akan semakin memudahkan transportasi dan mendorong proses ekonomi dan segala apalah itu, saya <em>ga ngerti</em>. Apakah <a title="Mega-Prabowo" href="http://megaprabowo.com/index.html" target="_blank">Mega-Prabowo</a>, <a title="SBYpresidenku" href="http://sbypresidenku.com/" target="_blank">SBY</a>-<a title="Boediono Mendengar" href="http://www.boedionomendengar.com/" target="_blank">Boediono</a>, atau <a title="JK-Wiranto 2009" href="http://jk-wiranto-2009.com/" target="_blank">pasangan</a> <a title="Jusuf Kalla Blog" href="http://jusufkalla.kompasiana.com/" target="_blank">JK</a>-Wiranto?</p>
<p>*siulsiul*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caplang.net/2009/06/18/menyambut-pekan-keselamatan-jalan-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Touring Lampung</title>
		<link>http://www.caplang.net/2009/06/17/touring-lampung/</link>
		<comments>http://www.caplang.net/2009/06/17/touring-lampung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 17:46:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[bakauhueni]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kondisi jalan]]></category>
		<category><![CDATA[lampung]]></category>
		<category><![CDATA[merak]]></category>
		<category><![CDATA[touring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.caplang.net/?p=1954</guid>
		<description><![CDATA[Perhatian: tulisan berikut sarat foto orang-orang ganteng. Kurang beruntunglah kalian wahai fakir benwit! Silakan klik foto untuk melihat gambar dalam ukuran agak besar. Sebenarnya niat awal hanya ingin memanaskan (sepeda) motor, kali ini tujuannya Lampung. Dan tak perlu ramai-ramai. Cukup &#8230; <a href="http://www.caplang.net/2009/06/17/touring-lampung/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perhatian: tulisan berikut sarat foto orang-orang ganteng. Kurang beruntunglah kalian wahai fakir benwit! Silakan klik foto untuk melihat gambar dalam ukuran agak besar.</p>
<p>Sebenarnya niat awal hanya ingin memanaskan (sepeda) motor, kali ini tujuannya Lampung. Dan tak perlu ramai-ramai. Cukup dengan sebuah Suzuki Thunder125 yang dikawal dua Honda Tiger. Bersama Fadli dan Okto, teman kantor, berangkatlah kami Jumat (29 Mei 2009) malam dari kantor tercinta pukul 20-an. Tak lupa untuk <em>update</em> status dan posisi lewat layanan <a href="http://ping.fm/" target="_blank">Ping.fm</a> yang otomatis menyebarkannya ke <a title="sudah pakai username dong..." href="http://www.facebook.com/caplang" target="_blank">Facebook</a>, <a title="@caplang" href="http://www.plurk.com/caplang/invite" target="_blank">Plurk</a> dan <a title="caplang on Twitter" href="http://twitter.com/caplang" target="_blank">Twitter</a> saya cukup dengan satu sms.</p>
<p>Rute yang dipilih adalah Pondok Pinang, Bintaro, Cileduk, Cipondoh, dan seterusnya menyusuri jalan lama menuju Anyer/Merak (saya tidak hapal nama daerahnya). Yang pasti melewati Serang dan sempat beristirahat sejenak untuk mengisi perut di Cilegon. Perjalanan dari kantor hingga pelabuhan Merak memakan waktu 4 jam dengan menempuh jarak sekitar 127 kilometer. Dari mana saya tahu? Kan selalu <em>update</em> status. Beberapa ruas jalan antara Tangerang dan Serang rusak parah, bahkan ada yang mengalami penyempitan karena ada perbaikan jalan. Ini tanggung jawab siapa? Entahlah.</p>
<p><a href="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung03.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1955" title="Persiapan sebelum memulai perjalanan" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung03-150x150.jpg" alt="Persiapan sebelum memulai perjalanan" width="150" height="150" /></a> <a href="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung05.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1956" title="Cemilan tengah malam di Cilegon" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung05-150x150.jpg" alt="Cemilan tengah malam di Cilegon" width="150" height="150" /></a> <a href="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung09.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1957" title="Istirahat di kapal feri" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung09-150x150.jpg" alt="Istirahat di kapal feri" width="150" height="150" /></a></p>
<p><span id="more-1954"></span>Masuk pelabuhan Merak langsung saja beli tiket seharga Rp. 28.000 untuk sepeda motor. Lalu orangnya bagaimana? Ada ruang khusus bila ingin beristirahat dan tentu saja harus membayar lagi. Perjalanan menyeberangi Selat Sunda yang berjarak 30 kilometer ini memakan waktu 3 jam. Dari hasil pembicaraan dengan awak kapal, konon memang ini aturan dari pengelola. <a title="Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan" href="http://portal.bumn.go.id/asdp/" target="_blank">ASDP</a> namanya? Jadi satu kapal feri hanya boleh mencari penumpang sebanyak 4 rit dalam sehari. Hehehe itu sih istilah angkot yak. Maksudnya dengan kecepatan menyeberang seperti itu, dalam 24 jam berarti hanya 8 kali bolak-balik. Kapal pun tersedia 24 jam. Oh ya, di kapal sinyal hp kami tak hilang. Mungkinkah ada BTS yang ditanamkan pada tubuh ikan-ikan di lautan? Berbeda dengan saat saya dan Vitri hendak menyeberang dari pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh ke Balohan, Sabang yang hanya dilayani satu <a title="roll in - roll off" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kapal_Ro-Ro" target="_blank">kapal ro-ro</a> dan mesti rebutan. Dan hanya ada 2 kali penyeberangan dalam sehari. Itu dulu tahun 2006. Balik lagi ke kapal feri, di sini kami menyempatkan diri untuk beristirahat. Waktu 3 jam kami habiskan untuk membahas perjalanan dan tidur sejenak. Jangan bayangkan kasur empuk atau selimut hangat. Kami bersandar pada apa saja yang ada. Lihat foto di atas yang paling kanan? Itu Fadli dan Okto bersandar. Sementara saya bersandar pada Okto yang lebih berisi.</p>
<p><a href="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung10.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1958" title="Tiba di Bakauheni" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung10-150x150.jpg" alt="Tiba di Bakauheni" width="150" height="150" /></a> <a href="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung15.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1959" title="Sesi foto" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung15-150x150.jpg" alt="Sesi foto" width="150" height="150" /></a> <a href="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung20.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1960" title="Trio... apa yak?" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung20-150x150.jpg" alt="Trio... apa yak?" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Tiba di pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 3 pagi, kami memutuskan untuk mencari tempat istirahat yang paling dekat. Setelah 30 menit berjalan barulah kami menemukan (siapa yang menghilangkan?) restoran yang cukup besar. Sebenarnya ada foto saya dan Okto yang menggeletak tertidur, tapi tentu saya tak rela bila harus menampilkan wajah polos saya yang terlihat makin lugu nan lucu saat tertidur di sini. Pokoknya jam 5 pagi sudah harus berangkat! Kondisi jalanan selepas pelabuhan hingga menjelang Kalianda cukup menyeramkan. Banyak ruas aspal yang terkelupas seperti habis dicakar. Kondisi jalan seperti ini membuat ban sulit digerakkan dan harus mengikuti alur jalan. Ini tanggung jawab siapa? Entahlah lagi. Ternyata jam 7 kami baru melanjutkan perjalanan lagi tanpa mandi. Targetnya langsung menuju Tanjung Karang dan beristirahat di hotel. Eh tidur jam 3-7 itu sebentar kan? Jalanan cukup mulus tak seperti dada Manohara.</p>
<p>Tak sulit menemukan hotel yang cukup murah di sini. Langsung saja kami <em>check in</em> dan menyerbu <em>bath tub</em> untuk berendam air hangat. Menyerbu maksudnya mandi bergiliran lho. Lalu apa? Mungkin akibat lelah (dan faktor usia), Fadli dan Okto tertidur lelap. Sementara saya tak bisa tidur dan hanya menonton televisi. Jam 14 perut saya tak tahan akibat belum makan. Saya bangunkan mereka dan kami pun mencari makan. Mie bakso Sony di Jl. Kartini menjadi pilihan kami. Selesai makan kami berjalan-jalan mengitari kota dan sempat berfoto di depan kantor Gubernur Lampung. Menjelang malam kami kembali ke hotel untuk istirahat sejenak.</p>
<p><a href="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung24.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1961" title="Sesi foto lagi, di depan kantor Gubernur Lampung" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung24-150x150.jpg" alt="Sesi foto lagi, di depan kantor Gubernur Lampung" width="150" height="150" /></a> <a href="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung25.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1962" title="Makan malan bersama Bang Kumis" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung25-150x150.jpg" alt="Makan malan bersama Bang Kumis" width="150" height="150" /></a> <a href="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung27.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1963" title="Pulaaang!" src="http://www.caplang.net/wp-content/uploads/2009/06/lampung27-150x150.jpg" alt="Pulaaang!" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Malamnya kami makan di warung tenda Bang Kumis dengan menu <em>seafood</em>. Setelah puas makan tapi tak puas karena mesti bayar padahal kami musafir, kami habiskan malam Minggu berputar-putar tanpa tujuan jelas. Sayangnya hujan mengguyur sehingga kami memutuskan untuk segera kembali ke hotel dan beristirahat untuk pulang esok harinya. Pokoknya jam 5 pagi sudah harus berangkat! <em>Deja vu</em>? Ternyata kami baru bisa berangkat jam 7-an setelah puas sarapan di hotel. Tak lupa <em>update</em> status lagi dong.</p>
<p>Jarak Tanjung Karang-Bakauheni 90 kilometer dilahap dalam waktu 1,5 jam. Dan seperti perjalanan berangkat, saya membiarkan dua macan pengawal saya itu untuk mengamankan jalan di depan. Iya saya mengaku&#8230; mesin Vitri kalah besar dengan dua macan itu sehingga sering kali ketinggalan. Setibanya di Bakauheni lagi-lagi <em>update</em> posisi sambil berfoto.</p>
<p>Langsung saja ya. Saya tiba di rumah hari Minggu (31 Mei 2009) pas waktu Magrib. Total jarak tempuh 462 kilometer tidak termasuk jarak bolak-balik menyeberangi Selat Sunda. Mungkin nanti ditambahkan bila sudah ada jembatan penyeberangan seperti Suramadu itu. Kapan? Entahlah. Konsumsi bensin? Sebelum berangkat saya mengisi Shell sebanyak 50 ribu rupiah atau sekitar 9 liter dan baru mengisi lagi di luar Tanjung Karang. Isi 50 ribu lagi, kali ini Pertamax sebab belum ada pom bensin Shell di sana, dengan harga 6100 rupiah/liter. Sisa bensin masih cukup untuk ke kantor selama 2 hari. <em>Lha wong</em> jarak kantor-rumah cuma 15 menit. Btw, jangan percaya keterangan waktu yang ada di foto. Itu salah. Percayalah kepada Tuhan.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Moral cerita</span>: gunakan layanan <em>microblogging</em> via sms demi mencatat perjalanan. Tak perlu khawatir dengan sinyal GPRS. Dan lebih murah. Harga bervariasi tergantung operator yang digunakan. Syarat dan ketentuan berlaku. Mulai pukul sekian hingga pukul sekian setelah mengirimkan sekian banyak sms. Pajak hadiah menjadi tanggung jawab pemenang. Baik kan? Yuk maree&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caplang.net/2009/06/17/touring-lampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengalah</title>
		<link>http://www.caplang.net/2009/06/16/mengalah/</link>
		<comments>http://www.caplang.net/2009/06/16/mengalah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 01:38:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy C</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keselamatan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[konvoi]]></category>
		<category><![CDATA[prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[sirine]]></category>
		<category><![CDATA[strobo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.caplang.net/2009/06/16/mengalah/</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini saya dikejutkan dengan suara sirine bertalu-talu eh meraung-raung yang terdengar dari jalanan. Segera saja intip jendela kantor untuk melihat ada apa gerangan. Oh ternyata rombongan mobil pemadam kebakaran yang sepertinya hendak bertugas. Rombongan ini mengalami kesulitan menembus padatnya &#8230; <a href="http://www.caplang.net/2009/06/16/mengalah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini saya dikejutkan dengan suara sirine bertalu-talu eh meraung-raung yang terdengar dari jalanan. Segera saja intip jendela kantor untuk melihat ada apa gerangan. Oh ternyata rombongan mobil pemadam kebakaran yang sepertinya hendak bertugas. Rombongan ini mengalami kesulitan menembus padatnya jalan yang saat itu terkena lampu merah.</p>
<p>Yang kemudian terjadi sungguh mengejutkan saya. Seorang pengamen, tetap menenteng gitarnya, segera memblokade lalu lintas dari arah lain dan meminta kendaraan yang searah dengan mobil pemadam untuk bergerak maju. Tindakan ini dilakukan supaya rombongan tadi dapat menembus kemacetan dan sesegera mungkin tiba di lokasi yang dituju. Bayangkan&#8230; *tarik napas, tutup mata dan bertopang dagu* seorang <span style="text-decoration: line-through;">satria bergitar</span> pengamen muda yang mengandalkan mobil-mobil yang berhenti untuk mendapat receh ternyata rela &#8220;kehilangan&#8221; rejekinya saat itu demi kepentingan rombongan pemadam.</p>
<p>Memang sesuai aturan, sementara <a title="UU LLAJ 2009" href="http://www.caplang.net/2009/06/03/uu-llaj-2009/" target="_blank">UU LLAJ yang baru</a> menunggu penomoran, menurut PP No. 43 Tahun 1993 Pasal 65 :</p>
<p>(1) Pemakai jalan wajib mendahulukan sesuai urutan prioritas sebagai berikut:</p>
<ul>a. kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;<br />
b. ambulans mengangkut orang sakit;<br />
c. kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas;<br />
d. kendaraan Kepala Negara atau Pemerintah Asing yang menjadi tamu negara;<br />
e. iring-iringan pengantaran jenazah;<br />
f. konvoi, pawai atau kendaraan orang cacat;<br />
g. kendaraan yang penggunaannya untuk keperluan khusus atau menyangkut barang-barang khusus.</ul>
<p>Setelah bergerak, mobil-mobil lain mengalah demi memberi jalan. Tak perlu menggebrak mobil apalagi <a title="Arogan! Konvoi Moge Pukuli Pengendara Mobil" href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/06/15/07592436/arogan.konvoi.moge.pukuli.pengendara.mobil" target="_blank">memukul pengendara</a> yang ada di dalam mobil supaya mau sedikit menepi. Pun pengamen muda itu berani mengambil inisiatif. Bagaimana dengan Anda, bersediakah mengalah bila <span style="text-decoration: line-through;">Si Komo</span> ada yang hendak lewat?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.caplang.net/2009/06/16/mengalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

