Layanan micro-blogging makin berkembang dan beragam fasilitas yang ditawarkan. Layanan yang dibuat untuk ngeblog singkat dengan cepat dan tak membutuhkan banyak alat, tanpa tergantung ketersediaan internet. Saat ingin berbagi, informasi atau sekedar narsis, micro-blogging jadi media yang tepat.
Dua di antaranya yang sudah saya miliki adalah Jaiku dan Twitter. Ada juga Kronologger yang hadir sebagai perintis layanan sejenis di wilayah lokal. Apa perbedaan Jaiku dengan Twitter?
Jaiku
- Untuk mendaftar perlu undangan dari yang sudah memilik akun ini cukup lama.
- Harga per SMS Rp. 500,00
- Ada channel yang bisa berguna sebagai SMS center
- Loading web cepat
- Mudah mendaftarkan nomor telepon
Twitter
- Didukung WordPress dengan penyediaan theme khusus
- Harga per SMS Rp 350,00, lebih murah dibanding Jaiku
- Loading web agak berat
- Kesulitan saat mendaftarkan nomor telepon, hingga saat ini belum dapat digunakan maksimal
Saya punya dua akun Jaiku, dua-duanya pemberian orang alias diundang
yang satu untuk personal, satu lagi ikut jaringan penyebaran informasi komunitas roda dua. Bila ada yang butuh ER (Emergency Response), menjual barang atau ajakan kopdar.
Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung selera dan kebutuhan. Selain itu ada Pownce, dan yang lagi banyak diminati adalah Plurk. Belum banyak eksplorasi yang satu ini. Balik lagi ke tujuan awal micro-blogging, menurut saya mestinya lebih mobile, percuma kalau update dilakukan dengan cara biasa.
Buat apa punya banyak akun dengan aktivitas yang itu-itu saja? Apa pendapat Anda tentang jenis layanan ini? Atau dari sisi penggemar SEO, apa ada pengaruhnya dengan hits blog?
Berbarengan dengan 













Komentar