Archive for the 'Biker' Category

Beringas

Malam Minggu. Jalanan dua arah terasa pada dan terlalu mungil. Dari arah berlawanan terlihat sepeda motor berjalan dua baris. Yang satu hendak melewati yang lebih lambat karena asyik bertelepon. Maklum, malam Minggu.

Mungkin termakan rayuan lawan bicara hingga membuat pengendara kedua bergerak ke kanan. Senggolan tak terhindarkan. Pengendara yang hendak mendahului sambil membonceng lawan jenis, mungkin kekasih tercinta, tak terima. Sepeda motor dihentikan seenaknya. Saat kata-kata tak lagi cukup, tangan yang bicara. Wah bikin tambah macet aja…

Dan tak satupun di antaranya yang mengenakan helm.

* * * * * * * * *

Kemarin malam. Jalanan agak sepi, tenang ditempuh dengan kecepatan rendah. Menikmati semilir angin dan temaram malam sambil membayangkan makan malam.

Tiba-tiba dari arah kanan ada sepeda motor ajaib: tanpa penerangan yang semestinya, memotong jalan dan belok kiri seenaknya. Senggolan nyaris tak terelakkan. Reflek tangan kanan bergerak, bukan untuk memukul tapi menarik tuas rem depan diiringi kaki kanan menginjak pdeal rem belakang. Teori 70-30  sangat  berguna mengurangi kecepatan. Sepeda motor di belakang memaki-maki pengendara yang masih sempat menengokkan muka seolah menantang sebelum kemudian hilang ditelan kegelapan.

Hanya bersyukur dalam hati tak terjadi apa-apa. Padahal sangat mungkin terpancing emosi dan menghajarnya. Halah badan kuyus aja belagu! Tapi semua hilang saat melihat kekejaman pengendara brengsek memperlakukan sepeda motor dengan semena-mena. BLETAK!! Suara persneling yang dipindah dengan cara bodoh dan kasar. Pas jalan lagi baru deh nyesel hwahahaha…

* * * * * * * * *

Siapa bilang jalanan dalam perumahan itu nyaman? Kata siapa jarak tempuh yang dekat menjamin tak ada kebodohan dan kecerobohan? Dipasang poldur salah, katanya ngapain juga polisi disuruh tidur dalam komplek? Mending bertugas di titik-titik kemacetan. Ga dipasang poldur? Berasa punya rumah di pinggir sirkuit. Mau nyebrang aja susah.

Brang-sack!!

Hati-hati Pecas Ndahe*

*Ndoro, pinjam gayanya sebentar :)

Helm yang baik biasanya memiliki 4 bagian dengan fungsinya masing-masing. Dalam pembuatannya pun harus melewati standar tertentu supaya menghasilkan helm yang aman sekaligus nyaman bagi penggunanya. Yang harus diingat, helm TIDAK menghilangkan resiko pecas ndahe tetapi hanya mengurangi efek yang mungkin merusak fungsi kepala.

Bagian terluar terbuat dari thermoplastic atau polycarbonate. Saat terjatuh atau terjadi benturan, bagian ini akan menyebarkan energi yang tercipta untuk mengurangi efek benturan yang mencapai kepala. Dengan menyebarkan energi akibat benturan akan mengurangi resiko luka yang diterima kepala.

Lapisan kedua terbuat dari polystyrene atau biasa disebut styrofoam. Lapisan inilah yang akan membantu lapisan terluar menerima dan meredam goncangan saat helm terbentur dan kepala mulai bergoncang.

Berikutnya adalah lapisan yang membatasi antara lapisan kedua dengan permukaan kulit kepala, mirip busa. Selain aman, helm juga harus nyaman di kepala penggunanya. Pada beberapa helm, bagian ini bisa dilepas untuk memudahkan pencucian sehingga helm tetap bersih dan tidak berbau.

Terakhir tentu saja bagian pengunci. Helm yang baik harus pas dengan kepala dan muka, tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil. Pastikan tali pengunci sudah terkunci dengan baik dan berbunyi aku memang punya trik buat kau KLIK untuk memastikan helm tetap menempel di kepala saat terjadi benturan. Percuma dong sudah pakai helm keren tapi tidak dikunci, atau helmnya terbang duluan saat terjadi benturan.

Apa saja sih resiko bila kepala terlalu keras menerima goncangan sebelum bisa pecas ndahe? Mulai dari berubahnya kepribadian, emosi, mental, kehilangan kemampuan indera hingga koma.

Bila menemui luka di bagian kepala, JANGAN:
» mencuci luka di kepala yang terlalu dalam atau banyak mengeluarkan darah. Emang dikira baju kotor kali yee…

» mencabut benda apapun yang tertancap di bagian luka. Ini kepala bukan kelapa. Salah-salah bisa membuat luka yang lebih parah.

» memindahkan orang yang terluka kecuali memang diperlukan dan memilik peralatan yang memadai untuk memindahkannya. Jangan juga diajak nongkrong di warung sambil ngerokok dan minum teh di botol.

» mengguncang korban yang terluka walaupun ia dalam keadaan tak sadar. Penggunaan vibrator ataupun fakir miskol pada hapenya yang bergetar juga amat tidak disarankan.

» mencopot helm korban bila dirasa ada luka parah di bagian kepala. Apalagi niat untuk menukar helmnya karena warnanya matching dengan jaket. Tidak sopan!

» mengonsumi minuman beralkohol selama 48 jam sejak mengalami luka serius di kepala. Kapal makin goyang, Kapten… :lol:

Tambahan, bila dilihat dari aturan lalu lintas yang sudah basi ada, UU No. 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 23 ayat 1e hanya menyatakan “…dan mempergunakan helm bagi pengemudi kendaraan bermotor roda dua atau bagi pengemudi kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak dilengkapi dengan rumah-rumah” tanpa disertai penjelasan mengenai helm yang layak pakai. Dalam PP No. 43 dan 44 Tahun 1993 pun hanya pernyataan yang mirip (kalau tak mau dibilang sama) dengan kalimat di atas. Bagaiman dengan SNI tentang helm? Pernah sih membahas SNI untuk helm, tetapi sayangnya pas hendak dicek barangkali ada perkembangan terbaru di situs BSN sayangnya tidak bisa diakses.

Padahal mestinya pemerintah menetapkan standar pembuatan helm yang aman dan nyaman untuk melindungi warga negaranya. Artinya? Yaa gitu deh… :roll:

Diterjemahkan seenaknya dari:
- SearchWarp
- How It Works!
- HowStuffWorks

Agregator Biker

Setelah sebelumnya sempat membuat Planet Bikers dengan layanan gratisan blogspot, kini agregator untuk biker yang punya blog naik kasta berubah menjadi ID-PlanetBikers, tetap dengan yang gratisan dong… Kalau mau gabung segera saja kunjungi agregatornya. Tak ada yang muluk dari pembuatan agregator ini. Cukup merasa dirinya biker, punya blog dan isi blognya tak mesti kegiatan seputar sepeda motor dan biker kok. Jangan takut nanti bakal ada pemecatan bila isi blog tak sesuai dengan tema agregator.

Domain dan hosting gratis hasil jerih payah Bro Adam. Mau yang gratis juga? Silakan klik referral dari Bro Adam, begitu katanya.