Tak ada salahnya setahun sekali untuk beristirahat dari segala penghias. Selain tampil polos, biar loadingnya lebih enak. Ya sehari saja dalam setahun. Padahal belum lama punya blog dan baru tahun ini ikutan CSS Naked Day, ketularan orang ini.
What happened to the design?
To know more about why styles are disabled on this website visit the
Annual CSS Naked Day website for more information.
Mari… mari… dibuka bajunya…
*jogedmanggilujan*
Memilih dan memilah sampah bukanlah hal yang mudah. Harus menyediakan tempat, mengerti sepenuhnya beda sampah organik dan non-organik, memberi kesadaran yang sama terhadap lingkungan sekitarnya dan tentu saja mau bergelimang sampah.
Demikian halnya dengan blog ini. Melihat sampah yang menumpuk di keranjang Indeks semakin tinggi, bila dibandingkan dengan isi blog lain yang rasanya lebih mantap! Kenapa membandingkan? Ya demi kepuasan. Siapa yang menilai? Aku, judulnya saja subyektif
Sampai kapan? Sampai ga bisa ngeblog lagi: hilang nyawa; ga ada akses internet; hosting gratisannya dicabut.
Dengan penuh kesadaran blog ini hanya akan berisi sampah tentang sepeda motor, biker, komunitas, aman berkendara, blog, bloger, wordpress dan sony ericsson k550i. Sementara untuk kategori sampah bermutu tinggi seperti curhat, opini, fiksi dan imajinasi mesum dipindahkan ke keranjang lain yang masih tersembunyi. Kadang enak bisa nulis eh ngetik tanpa ada yang mbaca atau ngomen. Eh kadang-kadang aja lho, sumpah deh! Masih ada my mobile photo blog dan tentu blog lama yang sengaja disimpan atas nama kenangan. Hahaha!
Berbeda dengan agenda akhir pekan ini yang sungguhan bermutu tinggi. Usai menghadiri DonDa KBBC, dilanjutkan dengan BC Blogger Day. Dari Kota Tangerang ke Ritz Carlton… Ga ada Dian Sastro, Tika pun jadi =))
Met wiken. Mudah-mudahan ga pake tepar. *siapin tabung oksigen*
Ringkasan cerita lalu: Ade dan Ira, sepasang kekasih yang sudah pacaran selama 3 tahun, bahkan tinggal di apartemen yang sama, akhirnya harus berpisah. Bukan lantaran ada orang ketiga tapi karena tuntutan kerja yang mengharuskan Ira pindah ke Surabaya untuk mengepalai kantor cabang di sana.
Sudah dua tahun berlalu sejak perpisahan Ade dan Ira. Kabar terakhir Ade sukses dengan band indie-nya, membeli sebuah rumah yang salah satu ruangannya menjadi studio musik, dan tetap jomblo. Ira pun tak beda jauh nasibnya dalam mencari pasangan. Kesibukan pekerjaan dan kenangan akan Ade selalu jadi alasan untuk menutup hatinya dari lelaki lain.
Kesempatan kembali ke Jakarta, entah untuk laporan dan rapat di kantor pusat, mengunjungi orang tuanya, atau alasan yang dibuat-buat selalu jadi kesempatan yang dimanfaatkan Ira untuk bertemu Ade. Makan malam di restoran favorit mereka yang biasanya dilanjutkan bercengkrama di apartemen atau studio musik. Sambil menonton film terbaru lewat dvd bajakan, atau Trainspotting, film kegemaran Ade yang mengingatkan tetang kebiasaan buruknya sebagai pengguna sabu di masa lalu.
Ade memang sempat menjadi pemakai. Tak ada alasan yang jelas: bukan karena ia seorang gitaris, juga bukan patah hati ditinggal Ira. Awalnya ia hanya mencoba tawaran teman-teman tongkrongannya. Sampai akhirnya ia ketagihan dan harus menggunakan sabu dalam jumlah besar. Jarum suntik yang tadinya hanya sekali menembus kulit terluar dan menelusup ke jalan darah, harus dipompa belasan hingga puluhan kali untuk dapat merasakan nikmat yang sama. Berbulan-bulan Ade mengonsumsi sabu sampai akhirnya ia menonton episode Trainspotting saat bayi lucu di film itu harus meninggal kaku dan biru gara-gara orangtuanya keasyikan menikmati narkotika. Sejak itu timbul keinginan untuk berani mengakui ketergantungannya terhadap sabu dan perlahan meninggalkannya.
Continue reading ‘Istirahat’
Entah. Apa alasan Sony Ericsson bekerjasama dengan layanan blogger.com sehingga ada fitur BlogThis!™ tertanam di hapenya. Bila sedang melihat hasil foto di hape, pada menu More ada pilihan BlogThis!™ atau Send> To blog.
Cepat. Awalnya tak berani menggunakan fitur ini karena kuatir akan tagihan pulsa yang membengkak terlalu cepat. Tapi rasa ingin tahu mengalahkan segalanya. Yes, curiousity kills. Dari menu File Manager> Camera album> View kemudian Send> To blog. Hebat, akses yang dibutuhkan tak terlalu lama untuk publish sebuah artikel. Apa karena sudah lewat jam 22 yak?
Praktis. Tak perlu transfer file ke komputer, edit/resize foto, buka blog, upload foto, ketik beberapa kata baru bisa publish. Tak repot dengan kabel data USB yang sudah disertakan dalam paket pembelian Li, kode untuk Sony Ericsson K550i-ku. Atau namanya menjadi Lina karena Na adalah kode untuk tipe W610i dan hapeku sudah crossflash dengan firmware W610i?
Saat proses sedang berjalan sepertinya foto otomatis diubah ukurannya.
Continue reading ‘Sony Ericsson BlogThis!’
Komentar