Penegakan Hukum
Hari ini merupakan HUT Bhayangkara ke-63.Seperti yang tercantum pada situsnya, POLRI berkeinginan melakukan reformasi birokrasi di dalam tubuhnya, yang tentunya demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai warga negara, tentu saya memiliki harapan. Saya ingin POLRI, terutama yang ada di jalan, lebih tegas dalam upaya penegakkan hukum. Jangan ada lagi korupsi, sebab ini menyangkut nyawa orang banyak. Perbaikan harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Mulai dari pembuatan SIM sampai proses tilang yang jujur. Saya pernah mengalami sendiri bagaimana mudahnya memperoleh SIM tanpa harus menunjukkan bahwa saya memang memiliki skill dan pengetahuan yang layak untuk berada di jalan. Dua kali malah. SIM A dan SIM C. Cukup dengan membayar lebih kemudian akan ada petugas yang membimbing saya mulai dari mengisi data pribadi hingga jawaban yang benar. Sungguh terorganisir. Padahal itu bisa jadi potensi bahaya di kemudian hari. Katanya sih kalau di luar negeri untuk mendapatkan SIM itu susah setengah mati. Dan katanya juga sistem tilang di sana tidak mungkin pakai istilah damai di tempat. Katanya lho, saya belum pernah coba….
Selamat HUT Bhayangkara! Semoga semakin baik melayani dan melindungi masyarakat. Anda juga punya harapan atau pengalaman?
harapan saya harus nya setiap orang yg mendapat kan sim diberikan nya buku panduan serta undang2 lalu lintas minimal pengguna jalan mengerti peraturan,karena selama ini razia di kita kaya nya seperti judi contoh knalpot racing kadang ditilang kadang enggak,mengenai lampu kuning saya pernah diberitahu polisi ketika bikin sim klo keadaan tanggung lampu kuning bisa di terobos,ternyata ketika saya pulang dari Itenas menuju gasibu bandung di prapatan cikutra posisi saya sgt taggung lagi melaju dari jauh lampu hijau ketika saya telah lewati garis lampu kuning klo berhenti bahaya posi2 saya di tengah simpang jadi saya langsung saja lewat ga tau di depan dicegat saya dianggap salah karena udah lampu kuning polisi itu bilang klo tanggung belok kiri aja dari hasil debat secara halus dia minta damai 50000 ahir nya saya debat lolos deh 20.000 ya itung2 amal kan saat itu lagi bulan puasa.jadi disini harus ada nya aturan tertulis yg di miliki pengguna agar tau apa2 yg seharus nya.
harapan saya harus nya setiap orang yg mendapat kan sim diberikan nya buku panduan serta undang2 lalu lintas minimal pengguna jalan mengerti peraturan,karena selama ini razia di kita kaya nya seperti judi contoh knalpot racing kadang ditilang kadang enggak,mengenai lampu kuning saya pernah diberitahu polisi ketika bikin sim klo keadaan tanggung lampu kuning bisa di terobos,ternyata ketika saya pulang dari Itenas menuju gasibu bandung di prapatan cikutra posisi saya sgt taggung lagi melaju dari jauh lampu hijau ketika saya telah lewati garis lampu kuning klo berhenti bahaya posi2 saya di tengah simpang jadi saya langsung saja lewat ga tau di depan dicegat saya dianggap salah karena udah lampu kuning polisi itu bilang klo tanggung belok kiri aja dari hasil debat secara halus dia minta damai 50000 ahir nya saya debat lolos deh 20.000 ya itung2 amal kan saat itu lagi bulan puasa.jadi disini harus ada nya aturan tertulis yg di miliki pengguna agar tau apa2 yg seharus nya.
Asumsi 1
semakin sulit prosedur membuat SIM maka pemilik SIM semakin sedikit. Semakin sedikit yang punya SIM maka yang beli motor/motor juga semakin sedikit.
Asumsi 2
di banjarmasin pos-pos polisi jalan raya selalu di cat dengan merk produsen kendaraan tertentu. Itu pos polisi apa baliho iklan motor?
harapan saya idem saja,
tambah lagi, jangan sampai orang takut ama polisi karena ‘takut’
bukan karena segan ..
warm´s last blog ..NgObrol Obral
iya idem, moga apa yang dijadikan slogan itu bisa diwujudkan polri …
Saya sedikit terganggu dengan judul “Penegakkan Hukum”, bukannya kata yang tepat adalah “Penegakan Hukum” dimana kata “tegak” memperoleh imbuhan pe- dan -an, bukan pe- dan -kan. Saya kira ini sama dengan kata Pengibaran, Pemakaman, Pemutihan, dimana imbuhan tadi mempunyai makna “proses”. CMIIW…
adis´s last blog ..Check Out My New Theme/Template
Selamat ulang tahun buat Polri. *nyontek botak* Semoga semakin baik melayani dan melindungi masyarakat.
selamat ulang tahun bapak-bapak dan ibu-ibu polisi…
semoga jaya…dan nggak seperti yang sering saya lihat di tivi dan di jalanan…
geRrilyawan´s last blog ..CREATIVE THEME DAY #2: CAPRES DEEEH…!!!
met ultah
salam buat polwan-polwan, saya suka mereka gagah-gagah….
met ultah buat pa’ polisi dan bu’ polwan semoga kedepannya makin jaya dan sigap dalam melayani masyarakat..
emfajar´s last blog ..Kisah Dibalik Postingan STAN
met ultah,, acara perayaan nya di kota saya ampe buat muacccceeeeeeeettttttttttttt,,,,
semoga semua elemen hukum bisa semakin dewasa.

Dum´s last blog ..Makanan Berserat untuk Kesehatan
aku dulu waktu buat SIM juga nembak, mas. makanya masih suka nabrak kalau naik motor di jalan. inilah Indonesia kita, mas.

samsul arifin´s last blog ..Mari Membentuk Keluarga Yang Cerdas dan Berkualitas
polisi dibenci oleh para pelanggar.selama ada razia di bandung gue belum pernah kena tilang karena surat,kelengkapan kendaraan ku semua lengkap serta kendaraan layak dalam segala hal keselamatan.jadi selama kita ikuti aturan polisi ga jadi masalah bagi kita kok.
oalah .. pantesan kemarin itu rame bener tetangga sebelah … kirain ada upacara buat persiapan pilpres … motor-motor pak pol pada meraung-raung … anak-anak kecil pada nangis … ada yang malah mau cepet lewat jalan kampung hampir nabrak, maksudnya mungkin mau lewat pintu belakang karena telat … eh malah klakson sekenceng-kencengnya… tintiiiinnn … tintiiinnnnn … oalah pak, lah ini kan jalan sempit, mana banyak polisi boboknya pula … ada anak-anak main … wah saya sempet panas jadinya … weleh-weleh, pas lewat malah marah-marah … langsung saja tak copot helmnya dan tak kuliahin … emang dia pikir dah pake badge gituan mau seenaknya dewe … sudah telat, mau nabrak anak kecil, ribut klakson … untung gak jadi tak sikat pake sandal jepit keburu temen-temenya dateng … akhirnya yang satu itu minta maaf dan minta gak dilaporin ke komandannya … orang baru pindahan ternyata … ealah, salah ya salah … tanggung sendiri akibatnya …
lha, sudah mbayar masih pake acara ngisi-ngisi lagi om? saya ngasih katepe, mbayar, langsung poto, ngroko-ngrokok, langsung SIM dikasih
Yups, semoga saja polisi bisa lebih baik.


soalnya kalau polisinya saja senang melanggar hukum bisa gawat
Huahaya…
Blogicthink.com´s last blog ..12 Website and Blog Using WordPress Themes by Press75 (Creative Customize – Showcase)
polisi,,,
katanya pelindung masyarakat…
dtunggu realisasinya
*selama ini masyarakat takut dg polisi, bukan merasa terlindungi*

asri´s last blog ..The Bomb!
sebenernya yang bikin repot tuh kita-kita juga lagi…soalnya ga bakalan ada tilang klo kita sesuai aturan…PIKIR BAE2…polisi udah kerja panas2…giliran ditindak malah dibelakang marah2, salah sapa ngelanggar….mana pake usaha nyuap petugas lagi…
emang dasar masyarakat sendiri maunya enaknya aja….ga bakalan ada pungli klo masayarakat jg sadar akan kesalahannya….orang salah…ya harus ditilang…prosedur bilang gitu…..udah ditilang, pengen bebas dengan make nyuap….begitu selesei, berkoar2 dibelakang polisi melakukan pungli….sebenernya polisi yang minta ato masyarakat yang maksa ngasih????
Dengan kejadian tersebut marilah kita berkaca, bahwa ke depan Bangsa Indonesia ini tidak lagi menjadi bangsa yang pasif, atinya bakal berusaha menjadi lebih bae.
sehingga lebih jauh, masyarakat indonesia nantinya akan semakin sadar hukum dengan berperilaku lalu lintas yang lebih bae….masyarakat modern semakin menyadari mana perilaku yang salah dan mana perilaku yang benar. Sehingga klo masyarakat mengemudi masih “nekat” tidak membawa SIM (misalnya..), mari kita sebut mereka sebagai masyarakat PRIMITIF dan BEGO…..