Rasa Takut, UU ITE dan Prita
Pada tulisan saya sebelumnya tentang adanya kesalahan di website Ditlantas Polda Metro Jaya (yang hingga hari ini pun belum diperbaiki), ternyata banyak yang mengomentari terutama bagian catatan yang ada di bagian penutup tulisan. Beberapa orang berkomentar bahwa catatan itu menunjukkan rasa takut saya dalam menulis.
Latar belakang dibuatnya catatan itu karena saya belajar fair dan bertanggung jawab dalam menulis kritik/masukan terhadap pihak lain. Ada screenshot, dan juga ada proses pemberitahuan kepada yang bersangkutan tentang adanya kesalahan tersebut. Jeda waktu 24 jam mestinya cukup untuk memperbaiki. Dan email Ditlantas Polda Metro Jaya pun memang seperti yang tercantum di situsnya. Mengapa memakai email gratisan? Wah kalau itu saya tidak tahu. Sebenarnya saya meniru metode yang dilakukan blog peretas yang kerap saya baca. Mereka (para peretas itu) selalu memberi tahu pengelola situs yang diketahui memiliki celah keamanan sebelum memublikasikannya di blog. Bedanya, mereka akan memuat tulisan tersebut di blognya ada atau belum ada perbaikan. Tentu saja kelemahan yang ditemukan tidak benar-benar diperlihatkan dan dimaksudkan sebagai pembelajaran. Ada bagian tertentu yang ditutupi demi menghindari penyalahgunaan. Sementara saya, andai pengelola situs Ditlantas sudah memperbaiki tampilannya tentu tak akan saya publikasikan di sini. Fair kan?
Sehubungan dengan UU ITE, apa saya memiliki rasa takut saat ngeblog? Saya hanya manusia biasa, wajar punya rasa takut. Seperti presentasi Om Ajo saat kopdar blogger membahas UU ITE, ada tips yang bisa dilakukan untuk menghindari jerat hukum namun tetap aman menulis kritik, yaitu:
- bukan sekedar mencari perhatian
- fokus pada masalah
- dukung dengan data dan fakta
- berikan solusi
- terbuka pada saran atau masukan
- jangan ragu minta maaf
Terbukti ancaman Pasal 27 ayat 3 UU ITE tidak main-main. Beruntung peran saya hanya sebagai pemohon dalam judicial review UU ITE, dan bukan korban seperti halnya Prita Mulyasari. Bayangkan andai saya dituntut denda ratusan juta rupiah ditambah hukuman penjara. Andai blog ini laku dijual, ditambah Vitri, dan sedikit harga diri yang tersisa, sepertinya belum cukup untuk melunasi denda tersebut. Lalu bagaimana nasib istri kedua dan ketiga keluarga bila saya dipenjara dan tak bisa menafkahi mereka?
Ada cara untuk mendukung Prita: gabung dengan cause-nya bila Anda memiliki akun Facebook, pasang banner-nya di blog/web Anda, dan bila sempat, datanglah untuk memberi dukungan pada sidang lanjutan yang akan berlangsung pada hari Kamis, 4 Juni 2009 pukul 9 pagi di Pengadilan Negeri Tangerang.
Dukung!
LAWAN!
*berdoa semoga tulisan ini tak menyebabkan saya tergiring ke bui*

aman kan…
lapan anam, ndan!
jangan masuk penjara dulu om, gw lom bisa nyetir motor soalnya
suprie’s last blog post..Si ibu Prita
Lawan!
We won’t stop until this shit got fixed.
agree with previous comment ahead
Harri’s last blog post..Solidaritas dblogger Untuk Palestina
Vitri..Istri kedua..Ketiga keluarga,banyak amat yg hrs lo korbanin ed kl sampe masuk bui.
Lawaaan ed!
Jadi…
Tips bloggingnya pasti diterapkan, agak takut juga untuk vokal bicara namun jika menjalankan tips2 diatas semoga bisa menjauhkan kita dari bui. Set ibu Prita freeee !!!!
salut, bro !
warm’s last blog post..drag me to hell : jantungan !!
langsung gabung dgn causenya di facebook
rio2000’s last blog post..Komik Ubuntu : Ubunchu 01
Ganyang anu…sapa…anu…sapa yang diganyang ya?
wow… Pernah menulis tentang blogger korea yang masuk penjara.
http://teknoinfo.web.id/apakah-nasib-blogger-akan-berhujung-di-penjara/
Lalu, nampaknya di Indo tidak akan lama lagi, hehe
Raffaell’s last blog post..Cara mudah membuat Excel dan Powerpoint Charts
Hajar bro! Jangan kasih ampun!
*ngos-ngosan*
Dana Telco’s last blog post..Hardware-based IP Phone
well, mungkin karena itu, kebenaran itu mahal, karena harga yg dibayar ga main2. selain penjara, rasa takut juga menjadi bayarannya
free prita, boycott omni. freedom of speech, freedom to speak our minds.
meong’s last blog post..Ibu Prita, Omni Internasional, dan Kesadaran Konsumen
saya sih ga setuju kalo sampe ada gerakan untuk ngeboikot omni
kesian para pekerja di sana yg ga ngerti apa-apa
dipecat saja dokter dan petugas yang bersangkutan yang menangani prita, kan beres.
Wah, maju!
Kita dukung!
Sepertinya ketakutan para pemohon judicial review UU ITE terwujud ya, om?
saya bakal balik lagi kerja d law firm trus bergabung dengan tim pengacara pembela sampeyan, kalo sampeyan masuk bui Mas
Chic’s last blog post..1st
Kalo soal postingan yang sempat muncul sebentar, trus di-delete ituh?
isnuansa’s last blog post..4 Bloger Yang Layak Dijadikan Teman
lha kalo tulisan itu… itu mmm… anu, mbak… khusus yg langganan feed blog ini aja
*ngeles.com*
isnuansa’s last blog post..Peluang Mendatangkan Trafik Tinggi
oot: iya, blog saya berat banget kenapa ya? loadingnya 10x lebih lama dari biasanya…
isnuansa’s last blog post..4 Bloger Yang Layak Dijadikan Teman
Perlu ada sebuah badan yang bisa melindungi para blogger.
Edi Psw’s last blog post..Tips Mempromosikan Blog
turut mendukung
meylya’s last blog post..Prita Mulyasari
*nunggu Mas Edy dijemput jeep dan bapak2 berbadan kekar*
Mari sama2 berikan dukungan untuk Prita! Jangan sampai kasus ini menjadi awal kembalinya pembungkaman pendapat oleh pihak yang berkuasa.
nonadita’s last blog post..Keluhan Berbuah Ruang Tahanan, Free Prita Mulyasari!
waduh semua belum diriku lakukan
Maju Terus Pantang menyerah
ajengkol’s last blog post..Kupinang Engkau Dengan Hamdalah
tidak perlu takut kalau kita benar!
LAWAN dan bebaskan Prita! (walau sekarang udah jadi tahanan rumah)
Lanjutkan perlawanan!
Semoga adanya kasus ini bisa menjadi bagian dari proses pendewasaan publik. **padahal saya sendiri belum dewasa** (haha)
Dum’s last blog post..Amenangi Jaman Modern bersama Alnect Computer
saya gaptek. Nggak bisa pasang banner.
Buat saya, mendukung Ibu Prita sama pentingnya dengan mendukung hak2 kita sebagai konsumen. …dan juga kebebasan menulis di blog.
Hiks, hanya bisa bantu pasang banner …
sigid’s last blog post..Memaksimalkan Fasilitas “Pemalas” di Browser
LAWAN! LAWAN! LAWAN!
LAWAN KEMISKINAN…
*ini kampanye apa sih?*
Seharusnya RS OMNI bisa bersikap lebih bijak.. gar2 kasus ini justru berdampak negatif terhadap kepercayaan dan nama baik RS OMNI sendiri.
RS OMNI harus belajar, supaya jangan bermain-main dengan media!!! apalagi media internet, akan cepat menyebar seperti virus.
Keadilan untuk mbak prita!
semoga ndak ada lagi kasus seperti ini ke depannya.
*baru sekarang bisa ikutan pasang banner di postingan…
*hari’s last blog post..Seandainya Itu Bukanlah Sebuah Keluhan…
waaahh.. iya nih jadi ngeri.. jangan2 tulisan saya terakhir ikut menjebloskan saya ke penjara…
yorick’s last blog post..Stop Tulisan tak berguna
Terimakasih atas tips-tips:
* bukan sekedar mencari perhatian
* fokus pada masalah
* dukung dengan data dan fakta
* berikan solusi
* terbuka pada saran atau masukan
* jangan ragu minta maaf
Kristupa Saragih’s last blog post..27 Mei Di Jogja, 3 Tahun yang Lalu
manusia punya rasa takut, wajar. takut merupakan salah satu mekanisme pertahanan kita om. *halah* memang jadi rada mikir sekarang kalo mau ceplas ceplos di internet, mikir nasib anak istri juga soale
mas stein’s last blog post..Mari Berdayakan Tawuran
gak ngerti caranya pasang banner. hik. ntar ye tak coba2x
Dian’s last blog post..Dodol Semua
semoga masalah ini cepat selesai dan tidak ada lagi yang mengalami nasib serupa
iya jadi takut nulis sama comment..
padahal baru mulai ngeblog…
indra’s last blog post..http://www.pritamulyasari.com
boleh ga sih, kalau aku menggunakan pasal 28 di atas untuk dijadikan pedoman dalam berpendapat dan “berekspresi”?

masa curhat via email atau nulis di blog, bisa masuk penjara?
ini kan keterlaluan!!
ini kan HAM
samsul arifin’s last blog post..HAM di Indonesia?
FREE PRITA!!!!
— HAPUS PASAL-PASAL YANG TIDAK BERPIHAK TERHADAP KEBEBASAN BERKREASI DI UU ITE
FREE PRITA!!!!
FREE PRITA!!!!
FREE PRITA!!!!
BOIKOT OMNI!!!
komen suprie bikin gw ngakak
[rq=5095,0,blog][/rq]Xtra Carricature
baca2…lama gak blogwalking…
.-= Jevuska´s last blog ..FriendFeed membuat hasil pencarian secara real-time =-.
People deserve wealthy life and business loans or term loan will make it much better. Because freedom bases on money state.