Tanpa Celana
Cuma cerita singkat mengisi libur panjang sehabis Pemilu lalu. Ceritanya dari sekumpulan teman sekolah jaman dulu hendak melewati akhir pekan ke tempat lain. Dipilihlah lokasi wisata air terjun di Cibatok dan sekitarnya yang masuk dalam wilayah Gunung Bunder. Perjalanan 5 lelaki petualang dengan sepeda motornya masing-masing dimulai dari Bintaro Sektor 7 melewati Jombang dan Parung. Kondisi jalanan cukup sepi. Ini mungkin akibat banyak orang memilih keluar kota dibanding memilih calon legislatornya?

Kika: Bajaj Pulsar 180, Yamaha Scorpio, FU150 entah punya siapa, Honda CBR 150, Suzuki Thunder125 dan Yamaha Mio
Lama perjalanan selama 2 jam hingga tiba di rumah makan sambil beristirahat makan siang. Menu ayam bakar dan lalapan cukup membayar sedikit lelah. Kemudian dilanjutkan dengan mencari air terjun yang terjangkau. Maksudnya tanpa perlu berjalan jauh
Maklum, mendekati lokasi air terjun tidak bisa dengan mengendarai sepeda motor. Bodohnya, eh sayangnya, tak ada satupun di antara kami yang membawa celana pendek. Yang terbawa hanya kaos ganti, celana dalam, dan sedikit harga diri jika ada kurang membayar makan siang.
Setelah puas nongkrong, melihat-lihat dan tentu saja berfoto, pukul 15 kami memutuskan untuk pulang. Total jarak tempuh 150 kilometer, menghabiskan waktu 5,5 jam pulang-pergi (pulangnya mampir di Parung minum es kelapa muda), dengan konsumsi bensin kira-kira 2 bar, atau setara dengan 3 liter untuk Vitri.

Tampak belakang: Yandra, Koko, Dwiko, Marwan
Jagoannya tak terlihat, jadi tukang foto saja
Vitri ada di nomor 2 dari kanan, satu-satunya yang menggunakan box. Bagaimana dengan akhir pekan Anda kemarin?
tentu saja tak ada pertamax karena kami semua menggunakan bensin shell
*pantat masih pegel*
udah bagus jalan ke sana, ed? sekitar 2 tahun lalu ke sana, banyak bopeng
weekend kemarin, uhmmm…. bercumbu, hehehe
oiya, putar-putar pakai motor juga kangen betul sudah sebulan tidak muter-muter gas
Salam
Fhoto air terjunnya mana Dy …. dirimunya juga tak nampak jhe…
*clingak clinguk*
masa wisata ke air terjun ga ada foto air terjunnya
yang hobi touring… luar biyasa!!!
gak ada yang bawa mio ya? hohoho untung gw gak jadi ikutan
*sirik mode on*
lima lelaki petualang dengan pacarnya masing… memang tanpa celana beneren hahahhahaha
Anda bisa melucu, aku juga he he he eh, how do you want to comment at this..ok please.. ayo tukeran link
aku blannnnnnnnnnnnk
@hedi
udah lumayan, mas…
lubang-lubangnya udah ditambelin
@goop
weh bercumbu dng bibi ya?
trus mana oleh-olehnya?
@Ney
kan pemalu, makanya ga keliatan di foto hihihi
@Cipzto
ada tapi ga ditampilin
soalnya ga pake celana
@mantan kyai
hehehe iseng ngabisin akhir pekan, kang
@Epat
lha itu ada yg bawa mio juga
jadi kapan kita turing?
@almascatie
bang, konon kalo mau turing jauh tanpa ngerasain panas di pantat, salah satu resepnya adalah dengan tidak pake celana dalem saat berkendara. itu sih kata temen… ga tau tingkat kesahihannya, abis selalu pake cd sih hehehe
@fida
makasih, emang banyak yg bilang kalo akyu lucu
@tiara
lho blank kenapa? perlu diisi?
trus gimana donk kalau gak pakai celana
boxnya memang yang paling khas….
kayaknya daerah hutan-hutan ya om? ada temen di sini ngajak jalan ke baluran, situbondo, sekitar 4 jam perjalanan dari sini, tapi baru mbayangin sudah males duluan…
wah emang paling mangtaf jjs dengan gerombolan sedikit, ngga ribet ya Ed
*ngakak
*
enak tenaannn…
oleh2nya mana nih…
salam kenal…
agus’s last blog post..Facebook dan berhala modern
karet tromol bajaj pulsar http://karettromolbajajpulsar.wordpress.com/