Membandingkan lirik lagu Laskar Pelangi yang dinyanyikan Nidji dengan tiga buku Andrea Hirata membuat saya terkagum-kagum terhadap band ini. Saya tidak membandingkan dengan film Laskar Pelangi sebab saya belum sempat menontonnya. Entah bagaimana cara Giring dan kelompoknya Nidji bisa menangkap dengan baik jalan cerita Laskar Pelangi. Lagu yang luar bisa, yang membuat saya segera berburu MP3 Laskar Pelangi di penjuru internet! Eh salah yak…?
Kalau Anda belum sempat membaca atau memiliki ketiga bukunya: Laskar Pelangi, Sang pemimpi dan Edensor, sambil menunggu keluarnya buku keempat berjudul Maryamah Karpov yang [katanya] terbit pada minggu ke-2 atau ke-3 November, saya coba membandingkan lirik lagu Nidji dengan jalan ceritanya. Tentu saja ini dari kacamata pandangan saya. Subjektiv.
mimpi adalah kunci// untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah tanpa lelah// sampai engkau meraihnya
laskar pelangi// takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa// warnai bintang di jiwa
cinta kepada hidup// memberikan senyuman abadi
walau hidup kadang tak adil// tapi cinta lengkapi kita
laskar pelangi// takkan terikat waktu
jangan berhenti mewarnai// jutaan mimpi di bumi
(reff) menarilah dan terus tertawa// walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa// cinta kita di dunia
selamanya…
Menjaga mimpi jadi pesan utama yang disampaikan pengarang sambil mengenang perjuangan 10 orang anggota Laskar Pelangi dan guru-gurunya, terutama Ibu Muslimah. Pengarang menggambarkan dengan hiperbolis bagaimana beratnya keluar dari tanah kelahiran, “terdampar” di Bogor, hingga berhasil belajar ke Perancis. Tanpa lelah, hingga ia berhasil meraihnya.
Ya, Laskar Pelangi akan tetap hidup. Walau para anggotanya memiliki sejarah masing-masing, semangat yang menyertai mereka akan tetap ada, dan menulari kita agar terus bermimpi dan berusaha. Tentu saja cinta melengkapi hidup. Cinta Ikal kepada A Ling, melalui transaksi kapur tulis di Toko Sinar Harapan. Walau tak lama kemudian harapan cinta Ikal tak lagi bersinar, A Ling pindah ke Jakarta.
Dituliskan juga bagaimana dunia tak seindah surga, bersyukurlah pada yang kuasa. Tentu saja bukan bersyukur pada penguasa PN Timah, karena kesenjangan antara masyarakat yang berada di kompleks mewah PN Timah dengan lingkungan luarnya cukup tajam.
Menjaga mimpi dan cinta sambil terus tertawa, apalagi di tengah krisis keuangan yang melanda dunia, konon bisa membantu kita menghadapi masalah. Apa itu semua sudah cukup? Seperti sebuah kalimat bijak, “Makan tuh cinta!”


ada yg mo
ngajakbayarin saya nonton?lagunya simpel namun rumit dan keren
saya juga blom nonton kok mas
yup.. lagunya kerennn… dan sesuai banget ama filmnya-walau belom nonton
– dan saat anak-anak Nidji maen air di Belitong, jadi pingin kesanaaa..
sy nonton hari ke-dua film diputar
ruame buanget yang nonton..
bagus kok filmnya.
Soal lagu nidji ringan tapi artinya dalam euy
lebih suka 5 kali lipat lagunya nidji daripada filmnya
” Menjaga mimpi dan cinta sambil terus tertawa, apalagi di tengah krisis keuangan yang melanda dunia, konon bisa membantu kita menghadapi masalah. Apa itu semua sudah cukup?”
if everyone think the same one… it might work..
Saya dah nonton 2 kali :p
Tapi setelah denger satu album soundtractnya, yang paling payah malah Nidji menurut saya..
surga tuh kaya apacih???
ralat: soundtrack
kalo saya lahir di udik mas, dan dah nonton sebelum lebaran, sebenernya cerita filmnya juga gak terlalu bombastis, keadaan begitu orang bilang biasa saja, yang dramatis kan karena penulisnya pisa sampai ke prancis, kekurangannya ya si Nidjinya yang keteteran ngimbangin suasana creitanya yang notabene bercerita perjuagan masa kanak kanak, terlalu tinggi misi lagu yang di bawa.
Film nya OK bgtt.. Fresh.. deh pokoknya….
Soundtrack nya juga baguus… Ipang “Sahabat Kecil” asiik tuuh…
Beneran nih mau diajak nonton?
*tunjuk tangan*
saya juga belum nonton om..
bareng om edy aja aaaah…..
Nontonnya di mana?
saya juga blom nontonn
ya dengan cinta semua menajadi bahagia
pa khabar mas EDY ??
segalanya serba indah ttg laskar pelangi… takutnya, krn segitu indahnya, jadi lupa deh ama realitas yg ingin dipesankannya, bahwa pendidikan di negeri ini ancur-ancuran…
takutnya sih…
baru mbaca novelnyah….
baru mbaca novelnyah
lebih behoh lagu nidji laskar pelangi daripada hit single nidji yang ke2!
wkeekekeke!
pelemnya keren juga… ngasih semangat buat wujudin mimpi… he..he..
saya belum nonton juga
mau juga saya dibayarin nonton
hehehe
lha di sini tu mo beli tiketnya aja ngantri terus…
lagunya enak didengar…
tapi kok saya dennger seminggu dah bosan ya…. karena terlalu sering denger kali ya.
maaf jika isi pesan berikut mengganggu aktivitas kamu.. apa kamu mau blog kamu terkenal?aku cuma mau kasih tau aja, ada sebuah situs social bookmarking yang berisi kumpulan berita-berita menarik yang paling update diseluruh indonesia,dan memang situs ini berbasis bahasa indonesia… klo nggak keberatan tolong cek situs ini yah.. semoga bermanfaat..
>>> http://www.lintasberita.com
coba di share aja semua tulisan km di situs itu ,mudah2an bisa membantu naikkan traffic blog ini ,keep up the good post ok.. btw.. ever thought bout adding lintasberita’s widget?? cek disini aja yah
>>> http://www.lintasberita.com/tools.php
thanks…. sory klo keliatannya spamming.. but seriously… im just helping you out here
Gimana pak? Udah ada yg bayarin nonton? hehehe…
saya setuju, memang lagunya pas banged. sesuai dgn ceritanya.
saya jg blm nonton, tp saya baca buku2nya…
enak !
http://www.asephd.co.cc
masih blom sempet nonton…
trauma 3x ke bioskop keabisan tiket melulu
Inspiratif bangets..!! Lagu ama buku kompak. Padahal yg bikin orangnya ngga sama yah. Wah, rugi kalo ngga nonton bro.hehe…Thx udah mampir.
ada rencana mo ngajak saya nonton lagi ga ?
Pinter juga Ente menafsirkan lagu bro… hehehehe
Salam
wah numpang coment Bro ,Filmnya lumayan bagus dan menyentuh bagi yang berfikir……..:(
salam dari …….Boyolali
Indosat blog contest ikutan yuk…
Chi Phat Khai berkata : “Cinta adalah derita tiada akhir”…siapa yg berani mencintai berarti harus sudah siap menderita juga…wah kayak pujangga pula saya…hahahahah
Kita memang harus punya mimpi, agar ada yang akan dikejar……dan semangat untuk mengejar mimpi itu….
saya sudah dua kali nonton ed
ough kalimat terakhir itu menohok sekali
laskar pelangi!!!!!!!!
makan cinta makan cintaaa yuk yuk yuk!
setujuuu… lagu ini emang luar biasa. bisa menyampaikan pesan yang dimaksud dalam satu buku beratus2 halaman, kedalam satu lagu. waw.
kalau saya paling suka yang ini mas:
cinta kepada hidup// memberikan senyuman abadi
walau hidup kadang tak adil// tapi cinta lengkapi kita
luar biasa…
indahnya…
salam
-japs-