GOLPUT = Pemilu Damai?

2008 September 12

Melihat berbagai peristiwa yang mengikuti hasil Pilkada membuat saya makin apatis dan khawatir akan situasi negeri ini. Lihat saja serunya berita tentang pemilihan di suatu daerah yang berbuntut aksi massa dan tak jarang terjadi bentrokan dengan aparat keamanan. Terakhir Pilkada Sumsel.

Para calon pemimpin dan partai hanya punya strategi untuk menang. Mereka tak siap dan mau kalah bertanding dengan gagah. Uang kampanye yang sudah dihabiskan hanya untuk satu tujuan: menjadi penguasa. Para pendukung tak mau kalah pun. Beramai-ramai mendatangi kantor KPUD dengan harapan bisa mengubah hasil penghitungan suara.

Apa tak ada usaha dari para calon pemimpin untuk mengendalikan massa pendukungnya? Apa para pendukung yang merusak dan menyerang kantor KPUD tak berpikir bahwa para pegawai yang bekerja di sana juga punya keluarga? Tuntutan tugas? Apa tak ada fit and proper test kategori mengalah bagi para kandidat dan partai?

Berangkat dari keadaan itu saya yang bodoh ini membuat kesimpulan. Untuk Pemilu 2009 lebih baik bila (semua) menjadi pemilih GOLPUT. Mengapa? Mereka sibuk berebut suara ‘kan? Nah, bila tak ada suara berarti tak ada pemenang. Tak ada yang menang berarti tak ada keributan. Damai. PISS.

Begitu?

42 Responses leave one →
  1. 2008 September 12

    terus, siapa nanti yang akan mimpin bangsa ini mas? :)

  2. 2008 September 12

    terkadang golput itu lebih realis dibandingkan dengan berpihak kepada kemunafikan kaum-kaum penipu …

  3. 2008 September 12

    Silence is always gold…

    Biarkan negri ini kolaps dan mati dengan diam.. dan dari puing-puing itu kita bangun lagi Indonesia..

    *sok mellow*

  4. 2008 September 12

    GOLPUT = Nda ada yg menang
    Nda ada yg menang = nda ada yg pimpin
    Nda ada yg pimpin = buyar pemerintahan
    Buyar pemerintahan = kerusuhan

    kerusuhan != damai

    So ?

  5. 2008 September 12

    gak sah golput..
    sayank suaranya… :)

  6. 2008 September 12

    Bener bener deh bro, ternyata memang kita belum dewasa.

  7. 2008 September 12

    Iya nih… Dimana2 pemilu nggak ada yang bisa damai. Semia serba rusuh. Betul banget bang edy… Ga ada yang siap kalah. Semua maunya menang. Nggak nyadar diri kalo siap bertanding harus siap menerima konsekuensi kalah.

    Tapi aku kurang setuju dengan Golput bang… Lebih baik pilih yang benar2 fresh daripada yang lama2. Karena yang lama2 orientasinya udah jelas, mau berkuasa. Sedangkan yang baru, niat melayaninya pasti lebih tulus :D

  8. 2008 September 12

    dateng ke TPS malah golput!
    mending diem dirumah dan blogging daripada mau golput mas!
    wekekekeke

  9. 2008 September 12

    Yang penting Indonesia damai.. ;)

  10. 2008 September 12

    Terimakasih masukannya mas… nanti saya akan coba… :)

  11. 2008 September 12

    analoginya berbeda kalo golput, kalo golput ngak ada yg merhatiin pemerintah… :D
    sudah cuek sama negara…. :D

  12. 2008 September 12

    memilih dan tidak memilih adalah sebuah pilihan .
    memilih dan ternyata salah pilih adalah kekeliruan
    tidak memilih karena tidak ada pilihan apakah bisa disebut tidak adanya kepedulian ya ?

  13. 2008 September 13

    Nah…. dah ada 1001 khan yang GOLPUT, semoga bisa 60% nantinya yg golput.
    Mari kita galakkan GOLPUT di tahun 2009 nanti.

  14. 2008 September 13

    golput berarti menerima apapun yg terjadi,,walaupun yg mimpin bangsa ini orang yang salah.. :lol:

  15. 2008 September 13

    wah, jangan sampai golput dong. kalo pada golput semua siapa yang mau mimpin negara kita yang indah ini? hohoho, waktu pemilihan gub. jabar saya terpaksa ga ikut, soalnya lagi sibuk belajar. jah, gaya banget deh saya..

  16. 2008 September 13

    Pilih saya saja di 2009 nanti

  17. 2008 September 13

    Sorry ga sepakat!
    hidup itu pilihan, dan walau semua calon ga ada jaminan, tetep kudu dipilih yg trbaik dr mnurut pribadi.,
    *pdhl ga prnh nyoblos* ^^

  18. 2008 September 13

    saya juga bingung…..

    tapi kalo entar waktu pemilu yang pemilih dapat undian paket jalan-jalan keliling Eropa yah ga papa deh milih

    mana tau dapat jalan2 ke Eropa

    *ah Indah dimana rasa kebangsaanmu?*

  19. 2008 September 13

    mendingan kita ngajarin cara milih yang bener mas.. dari pada ngajarin golput

  20. 2008 September 13

    kalo test mengalah gimana ngujinya ya om
    apa perlu om ikutan daftar jadi anggoya KPUD :D

  21. 2008 September 13

    kalo ada yang cocok di hati, saya mendingan milih.. sayang hak suaranya kalo ngga dipake.

    tapi tetap berharap semoga PEMILU bangsa ini DAMAI selalu.. ya kan om?
    Peace.. ;)

  22. 2008 September 13

    semula anggapan saya juga begitu, tapi kalok ntar yang gak golput manfaatin ini semua gimanah? kan otomatis yang gak golput jadi pemenang dan duduk dipemerintahan….bukanya ini malah tambah blunder? tambah rusak negara ini kalok dipimpin oleh pimpinan yang tidak amanah….tunggu 2014, bang!

  23. 2008 September 13

    wahh saya blom bisa ikutan, masih di bawah humur :D

  24. 2008 September 13

    waaa…saya juga lagi bingung neh
    kira-kira klo saya nyoblos tahun depan,
    ada perubahan yang berarti gak ya?
    jd ragu buat nyoblos :D

  25. 2008 September 14

    GOLPUT? kenapa saya ndak setuju ya..
    kenapa ngga ngajuin diri aja ke KPUD? kalo memang dari pilihan yang ada ndak sreg dihati.

  26. 2008 September 14

    saya ingin ada presiden dari partai independen…

    *nyiapin berkas diri sendiri*

  27. 2008 September 15

    hehehehehehe..

    jangan deh..

    g bguz gtuan, sbg WNI yg baik. kita hrus ikut berpartisipasi dalam pemilu…

  28. 2008 September 15

    Golput = apatis ? egois ? pragmatis ? idealis ? pesimis ?

    aniwei, golput gpp sih, asal tetep dateng ke tps.. lagipula, kan saiki tidak perlu mencoblos, cukup mencontreng.. hi hi contreng… setiap denger / baca kata tsb, gwa kudu pingin ngakak ..

  29. 2008 September 16
    teddy permalink

    Jangan golput bang sayang hak suara, mending kita kasih ke yang benar2 nyaman di hati yg paling dalam…

    negri ini memang lagi sakit semoga tidak tambah parah…
    nanti aku cari makan di mana..? oohhh

  30. 2008 September 16
    teddy permalink

    contreng pengganti coblos paku..[yang murah meriah]
    satu lagi akal2an keluar biaya buat beli stabilo….
    ada aza akalnya…..ampun!!!!

  31. 2008 September 17

    GOLPUT, dari analisis pemerintah sekarang, golput lebih banyak daripada pemenang pemilu itu sendiri.jadi gimana klo golput bikin partai ajah, dan bikin calon presidennya sendiri. kyaknya bakalan menang tuh. Partai Golongan Putih Sejati. Keren kan. w sih masa bodo amat lah ama pemilu. abis callon pilihannya ga da yang sreggg. jadi ya udah mendingan w di homz. sambil chat ama orang2 yang juga ‘kyaknya’ ga pemilu. HIDUP GOLPUT!. HIDUP INDONESIA! HIDUP NONAME! ^_^

  32. 2008 September 17

    para calon pemimpin lebih fokus utk menang dalam suatu pemilihan dan berharap untuk mendapatkan kembali biaya yang dikeluarkan dalam pemilihan, jadi sekarang tidak ada yang fokus ama rakyat.
    jadi lebih baik tidak ada Pemilu atau Pemilihan Kepala Daerah, toh semua visi & misinya untuk mensejahterakan rakyat.
    kalau tidak pemilu atau pemilihan kepala daerah maka biaya dari ini bisa dialokasikan untuk kepentingan rakyat.
    terus untuk pemimpin kepala daerah atau presiden dipilih oleh para wakil rakyat dengan diberikan sistem yang bisa memantau kinerja mereka.

    terima kasih

  33. 2008 September 17

    pilih yang terbaik di antara yang terburuk aja.

  34. 2008 September 25
    magnum permalink

    Temen2,…dulu waktu UMPTN milih bener itu +4 tapi kalau
    salah -1, tapi kalau dak milih ya nol,… kadang dalam
    SPMB dari lima pilihan masih aja ga da jawabnnya
    so ya daripada milih salah -1, mending tidak milih, karena
    jawaban kita masih belum ada atau tidak ada. lumayan -1 daripada nol atau lumayan nol daripada -1?
    Bangsa ini memang keterlaluan,…. satu sisi ada yang merasa paling benar disisi yang lain ada yang saling membenarkan diri. kita ini sebetulnya ga perlu loh anggota dewan,… toh mereka akan membuat aturan sesuai keinginan diri dan kelompok mereka. kadang persoalanpun jadi tidak selesai malah membingungkan, bahkan
    ujung2nya selesai karena duit,.
    Coba liat pemilu presiden USA, jika digabungkan dana ketiga kandidat itu sekitar 400- 700 milyar, tapi untuk indonesia itu adalah baru dana 1 orang calon bupati,..
    gimana ya kalau gaji pokok presiden aja sama ma tukang sapu/office boy? bisa jadi tukang sapu rajin kerja kaya office boy atau presiden jadi sangat hati-hati kaya office boy. kalau gitu gimana juga dengan anggota dewan, saya yakin 2014 peminat calon anggota dewan akan berkurang. dari situlah akan mikir semua untuk bersama dan bersama untuk semua,… jadi jangan mengukur kesejahteraan dengan uang, tapi ukur dengan rasa nyaman dan tentram,
    coba lihat kasus pasuruan,.. dimana presiden mengecam “gara-gara uang cuma 30.000″ terjadi kasus itu,… tapi coba presiden dengar apa kata mereka, 30.000 itu bisa untuk 1minggu. ini kenyataan, anggota dewan dari partai mana yang mau peduli ??? di TV sudah jelas acara “aku menjadi” bisa anda bayangkan dan anda saksikan keadaan sesungguhnya,…
    Saya mau milih kalau ada yang menjamin orang miskin di Indonesia berpenghasilan 1jt sebulan dan punya rumah sederhana…. ada yang bisa ga?? ada kalau dia bisa merampingkan PLN, pertamina,Pajak, Beacukai, krakatau steel, migas, batubara dan gaji eselon 1, presiden dan anggota dewan.

    Suatu saat negri ini akan terjadi revolusi sosial, dan dari situ orang saling berkaca siapa diantara mereka yang pantas didengar dan memimpin bangsa ini,.. jadi masih panjang saat kita untuk memilih,… nikmati saja.

  35. 2008 November 17
    podem permalink

    Dari pada milih Golput, lebih baik gak usah milih. :D

  36. 2009 January 29
    NonParpol permalink

    Ngaimah…Golput…Bumbu-bumbunya Meresafffffff…dan lebih Pazzzzz

  37. 2009 February 9

    loh log? bukannya golput jadi haram ya sekarang? ==a

  38. 2009 March 11
    Vinsenssa permalink

    go golput go golput go..!!!

    Maju Terus Golput..

    Toch Nyonterng keke engak kek sama aja kan buat kita2
    Rakyat miskin tetep banyak , pajak tetep tinfggi n korupsi tetep aja berjalan..
    hehehe…

    So Buat apa nyontreng kalo

  39. 2009 March 11
    Vinsenssa permalink

    kog golput go golput go..!!!

    Maju Terus Golput..

    Toch Nyontreng kek engga kaja kan buat kita2
    Rakyat miskin tetep banyak , pajak tetep tinfggi n korupsi tetep aja berjalan..
    hehehe…

    So Buat apa nyontreng kalo

  40. 2009 March 31
    Axel permalink

    Yg namanya hak,mau dipake ato gak ya terserah,kalo gue drpd ikutan dosa milih org yg semua gak ada yg benar,mending golput,semua calon yg ada ibarat nasi basi,nasi busuk,ama nasi bejamur,kalo lu mau pilih yg mana?Sama2 bkin sakit perut,ckakakakakak

  41. 2009 April 1
    No-Conteng permalink

    GOLPUT itu PILIHAN…bukan Makanan yg diHaramkan…Pada ngarti kaga seh DEMOKRASI….kasian ih

Trackbacks & Pingbacks

  1. Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 » caplang[dot]net

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS