Dunia persilatan sedang dihebohkan dengan harga jagung yang melangit menuju rumah para dewa. Jagung memang sedang jadi fenomena, selain untuk teman melinjo dalam sayur asem juga dibutuhkan sebagai pasangan minuman penambah tenaga saat bercinta.
Sementara di perguruan Na Map Mas sedang terjadi rapat yang dipimpin seorang yang congkak serta rajin menolong perguruan lain dengan iming-iming ladang jagung, Bu Shia Lan. Di hadapan sejumlah pengurus ranting Bu Shia Lan mengatakan harga jagung kali ini sudah melewati ambang batas. Kebutuhan rakyat akan jagung tidak sedikit, dan harus segera dipenuhi. Salah satu solusinya dengan merebut ladang jagung yang ada di Tanah Persia.
Padahal, naiknya harga jagung akibat permainan orang-orang di sekitarnya juga. Bu Shia Lan memang tak asing dengan bisnis perjagungan, ia pun paham segala intrik yang harus dilakukan untuk menarik ulur harga di pasaran. Sengaja iklim ini dihembuskan kepada segenap pengurus ranting dan perguruan-perguruan tetangga untuk mendapat persetujuan tindakannya merebut ladang jagung di Tanah Persia dengan alasan salah satu perguruan tersebut memiliki peternakan ayam yang bisa menjangkitkan penyakit berbahaya bagi umat dunia persilatan.
Akibat ulah Bu Shia Lan dan kroco-kroconya memainkan harga jagung, dunia persilatan dilanda krisis hebat. Unjuk rasa terjadi di mana-mana. Salah satu yang paling dahsyat terjadi di perguruan Instanesia, di bawah pimpinan Su Bang Yo, yang berjuluk Jamput Katulistiwa. Murid-murid perguruan setempat banyak yang turun ke jalan memprotes pengurangan subsidi harga jagung. Tak jarang dalam jurus-jurusnya menghasilkan tindakan vandalisme. Diduga para murid (yang kebanyakan lelaki) ditunggangi perguruan-perguruan oposisi. Kemungkinan yang menunggangi itu penggemar sesama jenis atau menyukai daun muda. Mahasiswa bo’…
Bu Shia Lan pun tak akan lama menjabat kepala perguruan Na Map Mas. Sudah ada generasi berikutnya yang siap menjabat posisi itu. Antara lain ada Xio Ba Ma, yang diharapkan dapat memimpin dengan lebih bijak dan ogah perang.
Kampung A Gun Xa terletak di Tanah Persia, salah satu perkampungan yang masih bisa bertahan terhadap agresifnya perguruan Na Map Mas memburu jagung. Mereka bisa bertahan diduga berkat jamu rahasia yang membuat mereka kuat dan kebal senjata. Salah satu figur yang terkenal adalah Xo Mei Ni. A Gun Xa dituduh memiliki peternakan ayam yang tahinya bisa digunakan untuk membuat senjata biologis. Na Map Mas yang merasa dirinya penjaga dunia tak senang dengan gosip ini dan memaksa A Gun Xa untk menutup peternakan tersebut. Tapi penguasa A Gun Xa keukeuh, peternakan itu tak ada bahayanya. Tahi ayam yang dihasilkan akan digunakan sebagai pembangkit listrik warganya, bukan untuk menimpuki perguruan lain.
Berhembus kabar bahwa ini semua cuma akal-akalan Bu Shia Lan; konspirasi.
* * *
Bagaimanakah akhir cerita ini? Apakah perguruan A Gun Xa akan terus bertahan dengan usaha tahi ayamnya, ataukah tunduk terhadap perintah Bu Shia Lan dan teman-teman? Lalu, apakah Xio Ba Ma dapat merebut posisi Bu Shia Lan? Mengapa disebut Konspirasi Genta Emas Level IX?
Ndak tahu. Saya cuma tiba-tiba teringat koleksi komik silat yang sekarang entah ada di mana.








14 Comments
Kayaknya pernah baca juga …
**inget inget**
kok mirip dengan keadaan dunia saat ini yah??
jadi curiga klo ini bukan berasal dari komik
heheehhe.. berarti bagus imajinasinya..
salam
iya, mending baca komik daripada baca koran. Isinya ya pasti mirip kok
masi ada hubungannya dengan padepokan bisi 25 pak?
mirip… mirip…
Hahaha..
Plesetannya mantep, Juragan..
Sayang dulu Xiao Ba Ma ndak terus menetap di Instanesia. Kira-kira gimana ya kalo dia yang memimpin perguruan itu? Apa bisa lebih baik dari Xiao Shi Lo saat ini?
wah lama nda’ kelihatan ternyata berguru di perguruan Liem Bao Hong! pantas-pantas
*elus-elus jenggot*
Hidup tahi ayam
jangan terlalu tergantung sama jagung
busset.. e’eknya jadi senjata biologis… senjata macam ketut nih kayaknya om…. hiks…hiks…
xixixixi…nama-namanya itu lhooo…
wah tambah sakti aja niiih siap membela kebenaran maju perut pantat mundur
tak ada jagung….gajungpun jadi…
ck..ck..ck..
Bu Shia Lan benar-benar Cui Lan Tai. Gara-gara dia Ling Guan Pit nggak enak lagi diduduki.
itu.. cerita apa ya…
yang saiah inget cuma tatang s
petruk dan gareng.. huakakaka.. komik jaman sd (jamannya saiah loh)
Post a Comment