Monthly Archive for July, 2008

Vitri Kedua

Hari ini Vitri ulang tahun kedua. Tak ada hadiah selayak membayar cicilan yang masih setahun lagi dan perpanjang STNK. Pajak naik, Vit. Biaya PKB jadi 156 ribu ditambah SWDKLLJ 35 ribu, total 191 ribu. Cukup mahal untuk sebuah sepeda motor dengan kapasiotas 125 cc. Kok angkanya mirip dengan NRA-nya Kendi yak?

Jangan lupa rencana pesta perawatan tubuh untukmu. Cairan pemutih kulit yang katanya syarat definisi cantik pelembut Motul 5100 SAE 15/50 dipadu pergantian perhiasan tubuh yang tua, kanvas rem, lampu depan lengkap dengan satu set gir dan rantainya. Tunai.

Tentu kurang lengkap tanpa paket mandi salju. Kamu kan jarang mandi :mrgreen: Maaf kalau aku jarang mandiin kamu.

Jadi, kapan kita turing?

Blog Kecil

Layanan micro-blogging makin berkembang dan beragam fasilitas yang ditawarkan. Layanan yang dibuat untuk ngeblog singkat dengan cepat dan tak membutuhkan banyak alat, tanpa tergantung ketersediaan internet. Saat ingin berbagi, informasi atau sekedar narsis, micro-blogging jadi media yang tepat.

Dua di antaranya yang sudah saya miliki adalah Jaiku dan Twitter. Ada juga Kronologger yang hadir sebagai perintis layanan sejenis di wilayah lokal. Apa perbedaan Jaiku dengan Twitter?

Jaiku
- Untuk mendaftar perlu undangan dari yang sudah memilik akun ini cukup lama.

- Harga per SMS Rp. 500,00

- Ada channel yang bisa berguna sebagai SMS center

- Loading web cepat

- Mudah mendaftarkan nomor telepon

Twitter
- Didukung WordPress dengan penyediaan theme khusus

- Harga per SMS Rp 350,00, lebih murah dibanding Jaiku

- Loading web agak berat

- Kesulitan saat mendaftarkan nomor telepon, hingga saat ini belum dapat digunakan maksimal

Saya punya dua akun Jaiku, dua-duanya pemberian orang alias diundang :) yang satu untuk personal, satu lagi ikut jaringan penyebaran informasi komunitas roda dua. Bila ada yang butuh ER (Emergency Response), menjual barang atau ajakan kopdar.

Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung selera dan kebutuhan. Selain itu ada Pownce, dan yang lagi banyak diminati adalah Plurk. Belum banyak eksplorasi yang satu ini. Balik lagi ke tujuan awal micro-blogging, menurut saya mestinya lebih mobile, percuma kalau update dilakukan dengan cara biasa.

Buat apa punya banyak akun dengan aktivitas yang itu-itu saja? Apa pendapat Anda tentang jenis layanan ini? Atau dari sisi penggemar SEO, apa ada pengaruhnya dengan hits blog?

Pulang ke Kampus

Suasana kampus tak banyak berubah saat menghadiri Homecoming Day UI 2008 pada hari Sabtu, 26 Juli 2008. Kecuali bertambahnya fasilitas seperti hotspot (damn! kenapa baru ada sekarang?), jalur khusus sepeda dan tempat parkir yang lebih beradab. Ada juga minimarket di dalam kampus.

Beberapa dosen, pedagang kantin, staf kampus juga mengenaliku. Memang tak banyak perubahan fisik, berat badan masih saja sama dengan saat aku SMP. Wajah tetap ganteng. Bedanya aku sudah punya pasangan resmi.

Kantin kampus yang menjadi sasaran utama pun sama. Transaksi bisnis terjadi di sini. Halal dan haram. Kartu remi masih banyak dimainkan sebagai media truf. Taruhannya bisa makan siang, uang tunai atau harga diri (bila masih punya). Bak’s ada di pojok sana. Asyik membicarakan masa lalu sambil melinting kemudian menghisap ganja. Atau yang punya kebiasaan nginang. Ga tahu nginang? Kalau nyirih tahu kan?

Perburuan berlanjut ke Balairung. Suasana tak cukup ramai. Bertemu lagi dengan kawan-kawan lama sambil menikmati lantunan musikalisasi puisi Sapardi Djoko Damono yang dibawakan pasangan Ari-Reda di pinggir danau. Sayang makan siang prasmanan belum siap.

Ada juga waktunya para perempuan berbelanja. Buku, makanan dan baju kerja. Aku pikir kalian ke mana. Tak tahunya…

Sayang kegiatan sebesar ini sepi pengunjung. Ketemu dengan orang-orang yang itu-itu lagi. Apa akibat kurang promosi?

Pilih Spoke Atau Cast Wheel?

Salah satu kriteria saat membeli sepeda motor adalah jenis velg yang digunakan: spoke (jari-jari) atau cast wheel (disingkat CW, kadang disebut velg racing atau palang). Perbedaan kedua jenis ini bisa mencapai angka 2 juta bahkan lebih. Contohnya Honda Tiger (biasa) dibandrol 20,6 juta sementara Honda Tiger CW berharga 23,2 juta.

Spoke wheel alias jari-jari

Jenis velg jari-jari ini selain lebih murah juga mudah perawatannya. Bila ada besi jari-jari yang rusak akibat membentur lubang di jalan, cukup mengganti jari-jari dengan yang baru, tak perlu mengganti seluruh bagian velg.

Namun ada juga kelemahannya. Saat pencucian harus membersihkan ruas jari satu per satu. Selain itu tak bisa dipasangi ban tubeless kecuali menggantinya dengan velg jari-jari yang khusus tubeless. Velg jenis ini masih jarang dan mahal harganya.

Padahal dengan menggunakan ban tubeless, saat ada paku yang menancap ban tak akan langsung kehilangan angin. Masih ada jeda beberapa saat sebelum akhirnya angin ban habis. Waktu ini bisa dimanfaatkan untuk mencari tambal ban, bahkan sampai di rumah. Bisa juga dimanfaatkan hingga beberapa bulan bila malas menambal ban :mrgreen:

Cast wheel (CW)

Sepeda motor dengan velg racing ini selain dianggap lebih gaya (dan lebih mahal) juga lebih nyaman. Velg bisa langsung dibalut ban tubeless. Bila ban bocor parah masih bisa diakali dengan menggunakan ban dalam dan berfungsi layaknya ban tube type. Selain itu bermacam bentuk palang jadi daya tarik tersendiri bagi penggemar velg ini.

Kelemahannya, bila velg ini rusak maka harus mengganti velg sekaligus. Apalagi tak ada yang menjual satuan alias velg depan/belakang saja, harus membeli sepasang. Selain itu velg standar biasanya tak terlalu lebar, disesuaikan dengan ukuran ideal dari pabrikan.

Pilih mana?

Dari kedua jenis velg di atas, pilihan akan bergantung selera, kebutuhan dan daya beli. Bisa juga membeli sepeda motor bervelg jari-jari. Selisih 2 jutaan dimanfaatkan untuk membeli velg variasi dan ban tubeless. Malah bisa mendapat velg yang tapaknya lebar, rata-rata 3 inci untuk belakang dan ban bermutu tinggi. Anggap saja harga sepasang velg variasi 1,2 juta ditambah sepasang ban Bridgestone Battlax BT45 800 ribu. Ongkos pasang bisa dihilangkan bila mau bersusah-payah memasang sendiri.

Hati-hati juga saat memilih velg variasi. Pastikan memilih jenis velg yang sesuai dengan sepeda motor yang digunakan agar tak diperlukan modifikasi lain yang bisa membengkakkan biaya. Pastikan juga untuk memilih velg variasi bermutu lumayan supaya tak perlu mengalami pecah velg di jalan.

Lesson of The Day

Kenapa ayam takut menyeberang?

Bukan hanya lantaran chicken, tapi memang isi pengguna jalan sudah sedemikian berbahaya sehingga jangankan ayam, manusia saja harus ekstra hati-hati saat menyeberang.