Siapa bilang pengecut itu bukan mahasiswa?
JAKARTA- Pelaku pemukulan terhadap seorang anggota polisi, Ipda Henrico Manurung dalam insiden di kampus Moestopo Selasa (27/5) lalu, John Irvan menyerahkan diri kepada polisi di Komnas HAM, Kamis (5/6/2008).
Acara ini disaksikan Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim, kuasa hukum dari LBH Jakarta, dan Kanit II Jatanras Polda Metro Jaya, Kompol J Saragih.
Mahasiswa Universitas Mpu Tantular ini menjelaskan bahwa John bukanlah seorang anggota aparat TNI, teroris ataupun preman seperti yang diberitakan selama ini.
“Rumor itu sama sekali tidak benar,” ujar John saat mengumumkan penyerahan dirinya melalui Komnas HAM.
Dalam kesempatan itu, John juga meminta maaf kepada Henrico dan keluarganya atas penganiayaan yang terjadi. Meski begitu, John tetap bersikeras menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM yang dinilainya samasekali tak memihak kepada rakyat.
“Saya juga minta maaf yang sebesar-besarnya terhadap Henrico dan keluarga dan saya tetap terus menolak kebijakan kenaikan BBM karena samasekali tidak berpihak pada rakyat,” katanya.
Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Abubakar Nataprawira mengatakan, pelaku pemukulan ini akan diancam hukuman kurungan penjara selama tujuh tahun.(lut)
Sumber: OkeZone
Pelaku telah menyerahkan diri melalui perantara Komnas HAM. Menurut pengakuannya, ia melakukan tindakan itu secara spontan; karena terbawa emosi. Menyedihkan…








59 Comments
berani berbuat, harus berani bertanggung jawab, gentlemen lah…., tapi ingat ! tak ada asap kalau tak ada api !
nambahin ah…jarang-jarang nih pertama sama kedua…., saya lagi beruntung nampaknya nih …..
hatrixx ah………….
@ yoyo…
komentar kok terbawa emosi.., spontan…,sama dengan John Irvan..
menyedihkan…
saya juga suka spontan, terbawa emosi dan reaktif, ini kan budaya kita, eh?
Ia saya jg liad beritany td
Sudahlah
G usah pake kekerasan lagi…
Piss
Emosi sih emosi. Tapi, gak harus sampe maen gebuk sembarangan kan?
setuju ama mas yoyo tuh…
berani berbuat, berani bertanggung jawab….
sekalian promosi rumah baru ya mas edy..
http://oktasihotang.com
duh…mesti masuk anger management tu orang…
Tuh, benarkan….
patut disesalkan… menodai citra mahasiswa yang mengedepankan intelektual ketimbang dengkul.. hiks… sangat memalukan…
oknum itu… oknum!
kalo emosi ya ga usah ikut demo,..
bukannya demo mengedepankan akal sehat, dan logika yang runut?
Salut atas pengakuan John. Lain kali harus dipertimbangkan dulu masak-masak sebelum berbuat.
Semoga hukumanya enggak seberat yg dikatakan oleh Kadiv Humas Mabes Polri.
duh.. malu2in mahasiswa neh.. jadi pengen buru2 lulus..
Oh jadi dia terbawa emosi toh… Ya wajarlah
contoh yang layak ditiru. semoga tak ada lagi praktik kekerasan di negeri ini, apalagi yang dilakukan oleh seorang kandidat intelektual.
capek mikirin negara semakin semrawut…. kalo gini terus gw pengen merdeka n bentuk Republik Bloggeresia
oo itu mahasiswa ya..
sedih…
menyerahkan diri harus didampingi ya?
Ouwhh.. menyerahkan diri juga dia rupanya?
Baguslah. Saya pikir macam pengecut-pengecut yang berani main keroyokan saja. Yaa… meski tetap didampingi datangnya
Mestinya di DO mahasiswa amoral begitu!
mungkin stela dipenjara bisa dapet makna kali..
MASA MAHA kelakuannya gituh.
jakarta.. oh jakarta..
emang mahasiswa mihak rakyat??
lama gak mampir, dah berubah tampilannya yah?
Ternyata mahasiswa beneran ya…..
orang2 sekarang mudah sekali tersulut emosinya.. pasti gara2 global warming… jadi cepet panas gitu..
yah.. emosi, hati2 dengan emosi…
selalu saja membawa rugi…
ah kasian emosi …
menjadi sebuah pembenaran atas tindak tanduk kekerasan
mahasiswa skrng payah2…
ga kyk jaman ku..
*sombong*
kalo masi jadi mahasiswa uda kayak gitu, gimana tar kalo uda terjun ke dunia kerja??
*sebel*
malangnya, dia mhs semester akhir dan sedang skripsi…halah…udah tingkat akhir kok masih mikirin demo
Memang menyedihkan…Emosi sudah berada diatas nalar…
gila tuh mahasiswa abadi
angkatan 98 kalo ga salah
parah,,
pantesan brutal,, frustasi ga lulus2
7 tahun, gile lama amat. Enakan jadi koruptor ye cuma beberapa tahun doang.
Begini deh ini negara
mahasiswa bukan dijadiin status tapi pekerjaan kali bro
Perbuatan si John ini benar-benar memalukan, tapi kejujuran dan keberaniannya untuk menyerahkan diri juga patut diapresiasi.
* polisi mode = ON *
Hmmm, boleh-boleh aja demo. Asal tertib dan tidak anarkis
* polisi mode = OFF *
Kalo demo kebanyakan anarkis dan menganggu kepentingan umum, salah-salah ntar rakyat yang dibela jadi ngerasa ga ada untungnya dibelain
nah lo.
rasain. biar dia rasa. mustinya hukuman 10th aja, biar genap kan enak ngitungnya…
Wah, serba repot mana yang bener dan mana yang salah
…bingung.
untung di kampusku ndak ada demo yang ekstrim.
pada serius UAS semuanya
takut kualat ternyata…
manusia biadab gak punya adab dan norma, apa anda tak terbayangkan jika pak polisi itu orang tua anda “hai manusia biadab”
perasaan dulu pas jaman2 aku kuliah gak gini2 amat deh kelakuan mahasiswa… anak USU tu baek2 loh …
*promosi…
heuheuheu
lagi-lagi beralasan esmosi..
damn!
nyebar godhong koro…
sabar sakwetoro!!!!
KOMNAS HAM “anak setan” seperti ini koq dibelain, kenapa giliran polisi ditendang anda diam aza, kenapa…? kenapa……?
Sama dengan Mas Yoyo…berani berbuat harus berani tanggung jawab.
Berani demontrasi harus bisa kasih solusi.
Jangan menodai citra mahasiswa yang sudah mulai banyak di cemooh (hanya karena ada oknum Mahasiswa yang menjadi tukang demo pesanan)
Mulai sekarang demolah yang baik enggak garang kayak yang di pertontonkan (yang takut cuma anak anak kecil)
Saya pikir itu sandiwara …kayak yang selama ini Demo yang di gelar di Jogjakarta ( ada Dramanya).
Jadi ini beneran toh…..waduh kasihan sepatunya kok mau maunya disuruh nendang.
emosi itu sahabatnya syaiton kan?
main hantam sih gampang, setelah itu? repot urusannya
bagus amat terbawa emosinya…
rasa rasanya sekarang kalo ada ribut ribut semua alasannya emang emosi…
hayu hayu
buka anger management center yuuu
bisa kaya kayanya
Tuh kan ketauan
wah cuma gara2 esmosi…..manajemen esmosinya kurang juga tuh….
terbawa emosi…??
mmm… di kuliah dulu emg ga ada sih matakuliah Membawa emosi…
Emosi = hasil dari nafsu, nafsu yang jelek. Fithrah manusia, yang paling susah ditaklukkan adalah diri sendiri, bagian mana ? ya nafsu itulah !
Menurut KKBI :
emo·si /émosi/ n 1 luapan perasaan yg berkembang dan surut dl waktu singkat; 2 keadaan dan reaksi psikologis dan fisiologis (spt kegembiraan, kesedihan, keharuan, kecintaan); keberanian yg bersifat subjektif); 3 cak marah;
– keagamaan getaran jiwa yg menyebabkan manusia berlaku religius;
ke·e·mo·si·an n perihal emosi: kalau pendekatan ini yg dipakai, kita akan dapat menggambarkan derajat ~ seseorang
makanya, postingan juga bisa dilihat dari kondisi emosi sang blogger saat dia posting…..(halah…sok tahu Yo ! orang biasa, diem aja !)
sebenernya ga ada alasan buat si Mhswa itu melakukan hal tsb !!!
salut untuk John Irvan…
kasus Unas Sudah menjadi bukti bahwa aparat, sudah tidak mempunyai hati nurani…
Kok situasi lagi memanas kenapa ada pak polisi (Hendrico Manurung), yang lewat, padahal pada tanggal itu aparat lagi masuk barak…
Padahal ga dikeroyok kok ngomongnya dikoroyok…
gw liat berita kock…
John Irvan sosok mahasiswa yang mempunyai Jiwa solidaritas yang tinggi ketika melihat kawan-kawan mahasiswa yang lainya dianiaya oleh aparat penegak hukum…
Hidup John Irvan…
Jangan Njerah yupz…
Mahasiswa yang tidak mendukung tindakan anda, adalah mahasiswa yang tidak mempunyai rasa solidaritas…
d-must..Timun bukan? kamana wae lw?
Post a Comment