Hari ini, saya ngeblog dari Hongkong berhubung sedang dapat pelatihan dari kantor. Meskipun tidak bisa bahasa mandarin, namun dengan bahasa Inggris dan sedikit bahasa isyarat, saya bisa membeli makanan, membeli simcard lokal, dan menemukan tempat training.
Yang membuat saya iri dengan Hongkong adalah transportasi umumnya. Transportasi umum di sini membuat transportasi umum di Indonesia seperti mainan anak-anak. Kata orang, kemajuan suatu negara dilihat dari sarana transportasi umumnya, hmm, berarti kalau dengan ukuran itu Indonesia jauh lebih tidak maju dibandingkan Hongkong.
Memang apa saja sih transportasi umum di Hongkong?
- MTR. Subway di Hongkong. Cepat dan dapat diandalkan. Paling lama nunggu cuma dua menit. Petanya jelas, baik yang ada di kereta maupun di brosur-brosur. Paling yang kurang cuma pemandangannya, soalnya gelap, cuma di sekitar stasiun aja ada iklan-iklan dan sebuah layar tv datar berisi..ehm, iklan. Tiket bisa sekali perjalanan atau isi ulang. Tidak ada loket sama sekali, kecuali buat beli kartu isi ulang. Semua terkomputerisasi dan membuat saya sempat seperti orang udik.
- Bus. Bus di sini terawat dengan baik, menurut pandangan pribadi saya dari luar, soalnya belum sempat naik. Paling tidak asapnya enggak ada yang hitam dan bodynya tidak mengkhawatirkan. Sejauh mata memandang, bus di Hongkong sih dua tingkat.
- Tram. Ada juga di sini yang namanya tram. Belum sempat naik juga (baru hari kedua nih, dan lagian bahan trainingnya lumayan padat). [koko]








26 Comments
jangan lupa oleh-oleh buat saya
Kita juga bisa, pasti itu……..!!!
pertamax berpa sekarang?
ditunggu skrinsyut dan oleh2nya…
ga ada ojek?
huhu.. kurang kalo gak ada skrinsut..
Nah itulah yg membedakan negara maju dengan kotanya yg beradap, bandingakn dengan Jakarta yg tidak lebih dari kampung yg maha besar.
Peradaban suatu kota/bangsa dapat dilihat dari bagaimana mereka memberlakuakn fasilitas umumnya (termasuk trotoar, mass transportation dst…. )
Yah begitulah…..
mungkin nanti bus bekas hongkong diimpor ke indonesia..
aku minta oleh2nya aja deh
wuih asik ah…
kira2 ama singapore bagusan mana transportnya bos?
kapan2 nyusul ah,,kl ada rejeki hehehehehhe
iriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii..
pengen tau hongkong..
Poto2nya mana mas?
Skalian oleh2nya
wuidihh… maennya udah internasional neh!!
saya sukanya transportasi di Jepang.
Tapi koq aneh, klo transportasi menggambarkan kemajuan bangsa, di Jepang lebih banyak orang pake sepeda daripada kendaraan bermotor….
iya tuh, di hongkong subway keren. kalau kemana-mana gampang. udah itu cukup nyaman, gak kayak kereta api disini…
wah… kalo lagi ada di negara tetangga suka jadi banyak ya yang bikin jadi ngebanding bandingin dengan sendirinya…
yah… bicara transportasi, ga perlu pake membandingkan dengan negara lain aja udah banyak keluhan kok :p
Indonesia kapan kayak hongkong?
Kapan kita bisa begitu…..
hah?? dihongkong??
hongkong sebelah mananya ontang-anting di dufan? itu wahana baru di dufan bukan?
tapi di Jakarta kan kita bisa naik kereta gratis..aih itu mah penumpang gelap yak
Keknya hampir sama ya ma di Tw…
Wajar aja sih, Hongkong terkenal akan efisiensi waktunya. Semua serba cepat.
Lah Indonesia… kalo gak ada macet, ntar alesan telat ngantornya apa dung ;))
penumpangnya banyak nda yang naik sampai keatas atap subway? *inget di Indonesia*
Padahal Hongkong orangnya juga banyak kan? Kalau malam hari masih rame seperti di Jakarta? Malah banyak yang bergerombol dipinggir jalan, karena mereka kalau janjian ketemu di jalan baru nanti pergi kesuatu tempat?
Jadi sebetulnya Indonesia bisa mencontoh hal tsb…..tapi subway kalau banjir bagaimana?
Mereka mulai membangun sektor transportasinya mulai tahun berapa ya ?
One Trackback/Pingback
[...] Kecil dari Hongkong Mar.05, 2008 in Intermezzo, Kabar-kabari Beberapa waktu yang lalu saya sempat singgah di Hongkong (Kow Loon City). Betul, jelas bukan dalam rangka liburan tapi lebih karena memanfaatkan waktu jeda [...]
Post a Comment