Jadi inget acara tv barusan
Ah ya, pada masa-masa awal saya teringat ada yang suka mengoreksi ejaan saya,hihihi…
terima kasih, sobat
______________________________________
*lirik koment*
Lebih panjang dari postingan, kyaaaa
Indonesia, tanah airku, tanah tumpah darahku.
Di sanalah aku berdiri, jadi pandu ibuku.
Indonesia, kebangsaanku, bangsa dan tanah airku.
Marilah kita berseru, “Indonesia bersatu!”
Hiduplah tanahku, hiduplah neg’riku,
Bangsaku, rakyatku, semuanya.
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya!
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Tanahku, neg’riku yang kucinta.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Hiduplah Indonesia Raya!
Sudah. Saya sudah mencoba melafalkan bahasa Indonesia dengan benar. Namun tidak konsekuen
padahal sastrawan saya inihh….
Ehm…
Apa masih relevan di tengah gencarnya bahasa luar mendominasi dialog kita, kalimat bahasa menunjukkan bangsa ya, bro?
Meski saya bangga dengan bahasa Indonesia, seperti bangganya pada kekuatan sajak-sajak indonesia yang lebih kaya daripada sajak-sajak *ehem* bahasa serumpun di sebelah
bangga sih tidak, biasa aja. bhs indonesia menurut aku adalah salah satu bahasa yg tidak komplit. sudahlah tidak komplit, dibikin rusak pulak. paling sebel kalo ada yg nulis SECARA.
wah…
pertamax uey
klo dari aku sih blm..
jangan2 diantara kita 5 sila pancasila itu ada yang g tw semuanya
Jadi inget acara tv barusan
Ah ya, pada masa-masa awal saya teringat ada yang suka mengoreksi ejaan saya,hihihi…
terima kasih, sobat
______________________________________
*lirik koment*
Lebih panjang dari postingan, kyaaaa
saya bangga berbahasa Indonesia
*soalnya bahasa inggris saya hancur lebur gini*
soal lafal Indonesia, saya ngaku…
sering bilangnya endonesia
_________________________________
*ikutan lirik komen*
lebih panjang gak ya?
sebuah pertanyaan yang membuat malu diriku
Indonesia..
dung.. dung.. dung.. dung.. dung..
sayaa bangga jadi orang endonesyaa…
belum…
masih sering bilang endonesa
hihihi, indonesia masih ada yang baca endonesia.
saya bangga koq, hanya memang kadang2 menyebalkan he…he…he…
Wey, postingannya panjang bgt mas…
Kadang saya bangga kadang juga tidak..
tumpah darah satu, tanah air Indonesia
berbangsa satu, bangsa Indonesia
berbahasa satu, bahasa Indonesia
MERDEKA!!!!!
wah waktu itu saya tidak punya pilihan. sekarang saya hanya bisa memberikan yang terbaik,..
Endonesa..
enggak bangga..
*di kemplang*
saya dari dulu biasa melafalkan indonesia. karena pas di paduan suara sempet dimarahin gara-gara nyanyi “eeenndooneesiaaa, merah darahkuuu”
gara-gara lafal tersebut, satu group dihukum sama pembina..
indonesia…
biasanya yang salah2 eja tuh anak-anak paduan suara: Endonesiaa…. entah negara manapula itu..
bangga menjadi bangsa Indonesia, tapi belum sepenuhnya menjadi pejuang Indonesia sejati
maafkan aku Indonesiaku…
INDONESIA
Biar Walau disatu Sisi Burukmu
Kau Tetap Cahaya Hidupku
Tak kan Kulepas Walau Hancur
Tak kan Kubiarkan Kau pergi
Ku t’lah Bersamamu Indonesia Ku
Tanah Air tercinta
Kau Indonesia Ku Berkibarlah
Kan Ku ukir Dirimu
Kau Indonesia Ku Tumpah Darahku
Merah Putih Panjiku
*comot dgn izin dari Aero Band
arghhh, tag html-nya kliru, Aero Band
bener dnk. gini2 pas pramuka dulu dapet TKK dirigent B-)
Indonesia …
Endonesa …
keknya lebih enak diucapin ..
*ditoyor*
beda pelafalan bukan masalah… yang penting kita tetap cinta INDONESIA
lha piye maneh ilat jawa isone muni Endonesia…
mBandung, mBogor, mBali……..
udah bener………..
*ga demen denger dan mengucapkannya sebagai Endonesia
@ck:
“eeenndooneesiaaa, merah darahkuuu”
itu lagu apa yah ???
saya sih bangga…
endonesia??
kek nama cms deh..hehehe
sekarang masih pada apel senin ga y?
Oh, do you mean “Endonesa” or “Indonesian”?
Banggakah saya menjadi orang Indonesia? Pertanyaan yang sangat menjebak.
*membaca ulang komen sendiri*
Haduh…salah! Maap… Ehm… Kalau di raport nilai bahasa Inggris saya lebih baik daripada nilai bahasa Indonesia saya. Bangga gak itu? Au dah… *dihajar*
Indonesia, tanah airku, tanah tumpah darahku.
Di sanalah aku berdiri, jadi pandu ibuku.
Indonesia, kebangsaanku, bangsa dan tanah airku.
Marilah kita berseru, “Indonesia bersatu!”
Hiduplah tanahku, hiduplah neg’riku,
Bangsaku, rakyatku, semuanya.
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya!
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Tanahku, neg’riku yang kucinta.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Hiduplah Indonesia Raya!
HIDUP INDONESIA!
*ya bangga atuh*
dari kecil tetap endonesa
Indonesia..!!!
*dari dulu make lafal yg bnr koQ*
endonesia tanah airku tanah tumpah darah ku..
…
….
kalo nyanti indonesia raya saja masih banyak yang salah hahahahaha
nyanti : maksudnya nyanyi.. (nulis aja salah
)
Bangga dong… walaupun kadang pengen pindah negara
Endonesia?? Karena kita susah bilang Indonesia…
*promosi link…
)
Sudah. Saya sudah mencoba melafalkan bahasa Indonesia dengan benar. Namun tidak konsekuen
padahal sastrawan saya inihh….
Ehm…
Apa masih relevan di tengah gencarnya bahasa luar mendominasi dialog kita, kalimat bahasa menunjukkan bangsa ya, bro?
Meski saya bangga dengan bahasa Indonesia, seperti bangganya pada kekuatan sajak-sajak indonesia yang lebih kaya daripada sajak-sajak *ehem* bahasa serumpun di sebelah
saya malah berbahasa jawa, hhe….
bangga sih tidak, biasa aja. bhs indonesia menurut aku adalah salah satu bahasa yg tidak komplit. sudahlah tidak komplit, dibikin rusak pulak. paling sebel kalo ada yg nulis SECARA.