Hati-hati Pecas Ndahe*
*Ndoro, pinjam gayanya sebentar
Helm yang baik biasanya memiliki 4 bagian dengan fungsinya masing-masing. Dalam pembuatannya pun harus melewati standar tertentu supaya menghasilkan helm yang aman sekaligus nyaman bagi penggunanya. Yang harus diingat, helm TIDAK menghilangkan resiko pecas ndahe tetapi hanya mengurangi efek yang mungkin merusak fungsi kepala.
Bagian terluar terbuat dari thermoplastic atau polycarbonate. Saat terjatuh atau terjadi benturan, bagian ini akan menyebarkan energi yang tercipta untuk mengurangi efek benturan yang mencapai kepala. Dengan menyebarkan energi akibat benturan akan mengurangi resiko luka yang diterima kepala.
Lapisan kedua terbuat dari polystyrene atau biasa disebut styrofoam. Lapisan inilah yang akan membantu lapisan terluar menerima dan meredam goncangan saat helm terbentur dan kepala mulai bergoncang.
Berikutnya adalah lapisan yang membatasi antara lapisan kedua dengan permukaan kulit kepala, mirip busa. Selain aman, helm juga harus nyaman di kepala penggunanya. Pada beberapa helm, bagian ini bisa dilepas untuk memudahkan pencucian sehingga helm tetap bersih dan tidak berbau.
Terakhir tentu saja bagian pengunci. Helm yang baik harus pas dengan kepala dan muka, tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil. Pastikan tali pengunci sudah terkunci dengan baik dan berbunyi aku memang punya trik buat kau KLIK untuk memastikan helm tetap menempel di kepala saat terjadi benturan. Percuma dong sudah pakai helm keren tapi tidak dikunci, atau helmnya terbang duluan saat terjadi benturan.
Apa saja sih resiko bila kepala terlalu keras menerima goncangan sebelum bisa pecas ndahe? Mulai dari berubahnya kepribadian, emosi, mental, kehilangan kemampuan indera hingga koma.
Bila menemui luka di bagian kepala, JANGAN:
» mencuci luka di kepala yang terlalu dalam atau banyak mengeluarkan darah. Emang dikira baju kotor kali yee…
» mencabut benda apapun yang tertancap di bagian luka. Ini kepala bukan kelapa. Salah-salah bisa membuat luka yang lebih parah.
» memindahkan orang yang terluka kecuali memang diperlukan dan memilik peralatan yang memadai untuk memindahkannya. Jangan juga diajak nongkrong di warung sambil ngerokok dan minum teh di botol.
» mengguncang korban yang terluka walaupun ia dalam keadaan tak sadar. Penggunaan vibrator ataupun fakir miskol pada hapenya yang bergetar juga amat tidak disarankan.
» mencopot helm korban bila dirasa ada luka parah di bagian kepala. Apalagi niat untuk menukar helmnya karena warnanya matching dengan jaket. Tidak sopan!
» mengonsumi minuman beralkohol selama 48 jam sejak mengalami luka serius di kepala. Kapal makin goyang, Kapten…
Tambahan, bila dilihat dari aturan lalu lintas yang sudah basi ada, UU No. 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 23 ayat 1e hanya menyatakan “…dan mempergunakan helm bagi pengemudi kendaraan bermotor roda dua atau bagi pengemudi kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak dilengkapi dengan rumah-rumah” tanpa disertai penjelasan mengenai helm yang layak pakai. Dalam PP No. 43 dan 44 Tahun 1993 pun hanya pernyataan yang mirip (kalau tak mau dibilang sama) dengan kalimat di atas. Bagaiman dengan SNI tentang helm? Pernah sih membahas SNI untuk helm, tetapi sayangnya pas hendak dicek barangkali ada perkembangan terbaru di situs BSN sayangnya tidak bisa diakses.
Padahal mestinya pemerintah menetapkan standar pembuatan helm yang aman dan nyaman untuk melindungi warga negaranya. Artinya? Yaa gitu deh…
Diterjemahkan seenaknya dari:
- SearchWarp
- How It Works!
- HowStuffWorks



pertamaaaxxx!!!
ahh akhirnya tentang helm,..
yang ini aku baru tau neh,..
ama tambahan lagi,
Jangan, hanya diam saja mohon dibantu,..
awas kapten, di depan ada bajak laut

lindungi kepala!
seperti biasa , saya menyetujui hal2 yang baik2
begitu lho
Saya sih sukanya pake helm yang memang lebih aman dan nyaman. Lengkap sama kaca
nakopelindungnya segala, kalo ndak ya repot kelilipan di kecepatan120km/jam60-an km/jamTapi kalo masih di seputaran kompleks sih… agak malas juga pake helm
Di Indonesia kayanya memang ndak ada deh yang setia benar pake helm, selain darto helm kali ya??
*tiarap*
wah saya naeknya angkot mulu kl ke pabrik. kl ada diajakin plg diboncengin sy slalu tolak halus. ndak tau napa,tp saya agak takut naek motor
sarannya bagus, tapi kok rada error ya?
apa karena kleyeng kebanyakan make helm, si penulis jadi rada gendeng?ketok kepala orang yg pake helm cetok!
waduh.. helmku gak fullface..
pengen beli gy kere mulu
punya helm gak usah bagus2 lah…sayang kalo pecah..
uraian yang bener2 sadis, saya gak mau ngebayangin dan semoga gak bersentuhan dengan helm bocor, seram amat mas ! .. dan jujur kadang pake helm cuz takut ditangkep pulisi
saya kok jadi inget helm saya yang sudah bolong itu…
pantess… temen situ si paesal anak TC 125
hihi…
kalo ngeboncengin saya, pasti nyuruh saya pake helm yang full atau half face yang ngepas. selaen emang kudu, harus, wajib pake itu dari peraturan si TC, juga karena emang buat keselamatan tho
sip sipp..
btw harga helm berapaan ya? saya ambil yang ini 1 yang itu 1, semua jadi berapa mas? apa?? mahal sekali.. ga bisa kurang mas?? **pergi ninggalin yang jualan berharap dipanggil sama yang jual**
sekarang saya sering pake helm, padahal kadang cuma ke warung depan gang aja pasti pake helm…
lebih pool bikin helm dari bahan duralium kuat tapi ga berat di jamin aman
weh, salut nie sama caplang. postingannya unik2 banged, kmrn-2 motor skrg helm, pokoknya ttg biker..
pake helm mahal repot takut ilang pake yg murah kurang safty
Gimana Kalau Pakai Helm dari kulit he he….
Salam Kenal Om…
Musti dibenerin lagi ya Kang aturannya, soal helm ini.
Apa musti juga tuh helm2 yg ngga layak di sweeping?
Tapi barangkali lebih utama kesadaran sendiri dulu ya.
Seberapa mahal kita menghargai kepala( baca: nyawa) sendiri.
harga helm yg layak pake mungkin mahal, bisa di atas 500rb
tapi lebih mahal mana dibanding harga kepala?
dan jarak tempuh yg deket ga jadi jaminan bakal aman…
helm ya…
suka ngeliat helm yg centil2 itu… ada bunga2nya… warnanya pink… ga cuma fungsional tapi bikin tambah cantik
*komennya perempuan skale*
tapi ed, soal luka…pemberian air (bersih) untuk pertama kalinya adalah perlu supaya tak ada kontraksi. air cuma disiram biasa aja
…dan mempergunakan helm bagi pengemudi kendaraan bermotor roda dua atau bagi pengemudi kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak dilengkapi dengan rumah
saya gak punya rumah, berarti gw boleh donk gak pake helm…
» mencopot helm korban bila dirasa ada luka parah di bagian kepala. Apalagi niat untuk menukar helmnya karena warnanya matching dengan jaket. Tidak sopan!
bagian yg ini kocak neh
kita malah suka pake helm yang gaul dan tak sesuai standar keamanan
ngecek helm ahhhh
jadi inget pengen beli helm yang bagus itu..
Gw juga paling ribut kalo uda soal safety, termasuk urusan helm dan seatbelt (kalo lagi pake mobil). Sayangnya belum banyak yang sadar kalo nyawa itu lebih berharga dari “kebebasan” kepala dan badan ketika sedang berkendara, sehingga peralatan pengaman itu hanya digunakan sekedarnya biar gak kena tilang polisi.
Ride safely, ok?