Rencana Perjalanan

Untuk turing jarak jauh, sendiri atau berkelompok, diperlukan persiapan yang tidak sedikit. Mulai dari pemahaman yang sama bagaimana turing berkelompok yang aman dan nyaman, persiapan kendaraan dan biker, peralatan berkendara, cara berkendara yang aman dan tidak cepat lelah, juga perlu membuat rencana perjalanan.

Jarak Tempuh

Setelah menentukan tujuan turing, harus diketahui berapa jauh jarak yang harus ditempuh. Termasuk di dalamnya bagaimana kondisi jalan yang akan dilewati, lokasi-lokasi sepanjang jalan yang penting diketahui seperti rumah sakit, kantor polisi, pijat plusplus, tempat makan, dan pom bensin. Akan lebih baik lagi bila dilengkapi dengan nomor telepon tempat-tempat tersebut. Pulsa dan buku telepon juga mesti tersedia dengan baik.

Misal: oknum EC akan turing dari Tangerang ke Lampung yang berjarak 120 kilometer. Tentu saja harus lewat Pelabuhan Merak karena EC tak bisa berenang. Harus diketahui berapa jarak Tangerang-Merak berikut titik pemberhentian sesuai dengan volume tangki bensin Vitri. Setelah itu, harus diketahui pula jarak dari Pelabuhan Bakau ke kota Bandar Lampung [diralat sesuai masukan bro -kimi-], misalnya 40 kilometer. Bagaimana dengan jarak Selat Sunda? Ah itu urusan nahkoda kapal!

Waktu Tempuh

Okeh, jarak tempuh adalah 160 kilometer. Sekarang EC bisa menghitung waktu tempuh yang dibutuhkan untuk mencapai kota Lampung. Tangerang-Merak berjarak 120 kilometer. Dengan asumsi kecepatan Vitri 60 kpj (kilometer per jam) diselingi macet bubaran pabrik di sepanjang Tangerang-Serang, sesekali berhenti bakar rokok sambil mengamati bubaran, membutuhkan waktu 3 jam untuk bisa tiba di pelabuhan.

Menurut nahkoda kapal, Merak-Bakau biasa ditempuh dalam waktu 3 jam, tanpa ada macet atau bubaran. Ya iyalah!! Artinya sudah habis 6 jam untuk menginjak tanah Sumatera. Kemudian untuk memasuki kota Lampung membutuhkan waktu satu jam. Sebenarnya tak terlalu jauh, tapi biasanya jalanan menanjak dari Bakau ke Kalianda membuat kendaraan terutama truk-truk besar berjalan lambat dan membuat antrian panjang.

Jarak dan waktu sudah dihitung. Dari sini bisa ditentukan jam berapa hendak memulai perjalanan? Bila dari rumah berangkat tengah malam pukul 00.00 maka jam 3 pagi tiba di Merak, dan jam 6 tiba di Bakau. Waktu yang tepat untuk cuci mata sarapan dan ke kamar mandi menjalankan ritual pagi. Bisa juga ritual didahulukan supaya tak mengganggu napsu makan. Tergantung selera.

Biaya

Jarak tempuh erat kaitannya dengan konsumsi bensin dan rokok. Mengapa? Karena stamina tubuh yang harus tetap dijaga, baiknya berkendara maksimal selama 2,5 jam diselingi istirahat berupa isi bensin dan bakar rokok. Jangan terbalik menjadi isi rokok dan bakar bensin! Jelasnya: isi bensin, keluar pom bensin dan cari tempat yang nyaman buat merokok. Bisa juga diselingi dengan sholat dan makan. Balik lagi ke jarak tempuh, dari contoh di atas jaraknya adalah 160 kilometer. Vitri bukan tipe matre alias boros bensin. Perbandingan konsumsi bensinnya 1:30 (1 liter untuk 30 kilometer). Bisa lebih saat menempuh jalan luar kota dan putaran mesin stabil. Tergantung cara berkendara juga. Berarti, 160 kilometer membutuhkan 8 liter. Kapasitas perut Vitri sanggup menelan 13 liter termasuk cadangan. Mestinya tidak perlu berhenti di pom bensin, kecuali dengan alasan yang dibuat-buat seperti kebeles pipit atau yang jagain cakep. Untuk turing PP total membutuhkan 16 liter dengan harga 16 x 4.500 (premium) = Rp. 72.000. PERTAMAX™ mahal! Belum dihitung ongkos makan dan pijat plusplus lain-lain.

Hubungannya dengan waktu tempuh? Ya mesti disiapkan biaya menginap bila diperlukan. Kecuali terbiasa tidur sembarangan selama tempatnya rata, seperti oknum EC itu, pom bensin, masjid, kantor polisi bisa menjadi solusi gratis. Lamanya waktu turing juga menentukan biaya makan dan oleh-oleh™!!

Happy touring, and keep safety riding!

* * * * * * * * * *

Hmm awal bulan depan ada libur, enaknya turing kemana yak? :roll:

*Ga nyangka ini tulisan ke-200. Long way to go!

This entry was posted in Biker, Keselamatan Jalan, Roda Dua. Bookmark the permalink.

29 Responses to Rencana Perjalanan

  1. itikkecil says:

    mana janjimu mau ke sini?

  2. lagi persiapan ngitung jarak, waktu tempuh sama biaya neh, tik :lol:

  3. bayu says:

    vroommm vroommm,…

    dy, ada yang lupa.
    Doa,..

    manusia hanya bisa merencanakan, yang menentukan tetap yang di atas.

    *jenggot panjang*

  4. itu udah ada di artikel laen, bay
    jadi kapan kita turing bareng? :D

  5. Goop says:

    huhuhu…
    bagaimana kalo pulau jawa sahaja? jakarta surabaya, saya ikut tapi dari semarang :oops:

  6. bayu says:

    kapan aja gw ready bro.
    u know where to find me rite?

  7. @Goop
    masih blom tau, jadi apa ga
    nanti kalo jadi saya hubungi deh

    @bayu
    sipp, bro :D

    @hanggadamai
    yuuk mareee

  8. ridu says:

    bonceng donk..

    btw selamet yah yg udah 200 postingan..

  9. Nazieb says:

    Gyakakakak..

    EC itu saudaranya ET yah?

    Edy Caplang dan Edy Tansil

    :) )

  10. sigid says:

    He he, kantor kecamatan juga kadang bisa menjadi alternatif nginep gratis di aula-nya.
    Fasilitas standar; kamar mandi+toilet :D

  11. stey says:

    Touring ke Semarang gimana mas?
    *langsung siyap2 kopdar*

  12. @ridu
    mo dibonceng? boleh…

    *nyalain argo*

    @Nazieb
    kirain extra terrence…. itulah pokoknya!!

    @sigid
    wah saya blom pernah coba tidur di kecamatan, mas
    takut disuruh bikin kartu kluarga :lol:

    @stey
    bener neh? hmm…

  13. annots says:

    jangan lupa singgah ke jogja….

    dulu pernah janji belum to? hmmm…

  14. hehehe iya, mas :D
    kalo jadi yak…

  15. Mbelgedez says:

    isi bensin, keluar pom bensin dan cari tempat yang nyaman buat merokok. Bisa juga diselingi dengan sholat dan makan.

    Masoolloo…..
    Malah ndulukan rokok daripada sholat…..
    Sholat kok buwat selingan….

    :roll:

  16. cK says:

    ed, ke bandung yuk. tapi saya naik mobil, kamu naek motor…

  17. wuitcc…asik tuh mas, ikut dong ??
    *ngarep uey*

  18. adams says:

    masalahnya cuma 1 bro, ga ada biaya buat beli motor!
    *kaboor*

  19. bedh says:

    huhuhu
    caplang anak jalanan
    keren ih,

    support doa biar suksses aja ah….
    :D

  20. arif says:

    Touring beramai-ramai saya nggak terlalu suka. Saya lebih menyukai berkendara sendiri sehingga perjalanan bisa dinikmati, bukan berkendara mburu waktu dan menganggap pemakai jalan yang lain tidak ada.

    Caplang emang tukang turing makanya badannya bengkring. Udah gitu, setelah berkendara 2,5 jam yang dipentingkan adalah merokok. Brenti merokok euy!!!

  21. Anggie says:

    Naik Motor? Ga takut?? :P

  22. @mbelgedez
    kan ga smua yg ikut turing punya kewajiban sholat, om :lol:

    @cK
    males ah ktemu cK lagi :roll:

    @Okta Sihotang
    yaa siap-siap aja awal bulan depan

    @adams
    motornya dijual buat langganan speedy? :P

    @bedh
    anak jalanan :lol:
    ehm saya terima support dalam bentuk dana jg kok, bro

    @arif
    emang enak kalo sendirian, kang
    rasanya lebih luwes, bisa brenti sesuka hati
    iya lemaknya kebawa angin kali yak :lol:

    @Anggie
    pasti ada rasa takut
    mangkanya perlu persiapan yg baik :)

  23. chatoer says:

    pijat plus plus yang enak dan murah dimana??

  24. waterbomm says:

    yoii.. nyok turing… saya naek sepeda BTW :D
    kuat ga ya? :(

  25. avy says:

    Tapi lucu juga ed,
    kalo lagi turing lewat kota yang ada club Honda Tiger
    bisa-bisa duit jadi hemat.
    Surabaya-Jakarta cuman abis 300rebu doang.
    makan tidur dah dijamu ama anak-anak club Honda Tiger hahaha.

  26. -kimi- says:

    Anu,, mohon maaf sebelumnya mau koreksi sedikit. Lampung itu provinsi bukan kota… Jadinya provinsi Lampung, bukan kota Lampung.

  27. @-kimi
    makasih koreksinya :D
    udah saya ubah jadi kota Bandar Lampung
    bener ga?

  28. -kimi- says:

    iya..iya..bener kok..bener… :-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>