Monthly Archive for March, 2008

Tiga Tahun

Bro, ingatkah kalian 3 tahun yang lalu, Jumat, 25 Maret 2005, saat kita berikrar untuk komunitas ini? Dari milis tak bertuan dan penuh sampah kemudian kita berontak untuk rumah baru. Nekat, hanya 12 orang dengan pengetahuan turing yang minimal, perbekalan seadanya, tampang yang lugu? Taman Suropati menjadi saksi awal kelahiran, hingga kini, entah sampai kapan.

Kita masih bodoh, saat yang lain memasang lampu kelap-kelip, ada di antara kita yang memainkan jempol untuk menyalakn lampu sein bergantian, sepanjang jalan! Harus menmasang modul khusus untuk itu, kawan. Jempolmu bisa cantengan nanti. Kalian ingat itu?

Katanya lebih dekat bila melewati Bukti Sentul. Jalanannya juga menikung, lebih menantang, kata Tedi si kecil. Kok kamu bisa terjatuh saat berhenti gara-gara berpijak di tanah yang lembek? Sirine yang waktu itu dengan bodohnya masih kita gunakan untuk ‘mengawal’ perjalanan pun rusak. Sudah mulai ingat?

Continue reading ‘Tiga Tahun’

Libur & Kopdar

Akhir minggu yang melelahkan. Ekstra libur 2 hari dimanfaatkan semaksimal mungkin: ziarah ke makam Ibu di Muntilan dan melihat perkembangan di Rembang. Siapa tahu bisa jadi pengusaha seperti bro Qzink. Berangkat Kamis jam 4 pagi, lalu lintas di tol Cikampek KM 30 sempat padat merayap. AGak mirip dengan arus mudik. Masuk Jateng juga sempat macet terutama di Brebes. Kirain gara-gara galian kabel serat optik, ternyata ada perbaikan jalan. Bukan begitu, bro Abee?


Pemandangan sisi jalan Muntilan-Semarang

Terlalu padat, sampai tak bisa ikut kopdar di Semarang walaupun lewat situ. Permisi, numpang lewat, Pak! Di Ungaran lihat cewek yang dibonceng MegaPro warna merah marun lagi beli Ubi Cilembu. Kirain itu kamu! ;)) Sempat berhenti makan makan di restoran Ny. Ani di Secang, Magelang. Katanya tinggal di situ ya, Paman? Tapi sedang ga ada di rumah, katanya belum pulang dari Semarang. Eh Ani itu nyonya atau ibu sih? Hihihi… Maaf juga ga jadi ketemu di Borobudur. Ga bisa ikutan Pasak Boemi juga.


Sop Bakso Ny. Ani

Menjelang Jumat siang sudah mulai meninggalkan Muntilan menuju Rembang. Sholat Jumat di jalan. Jangan percaya, ini ga mungkin banget! Biasanya kan sholat Jumat di masjid. Kalau di jalan agak riskan. Kembali melewati Ambarawa, Ungaran, Semarang lanjut masuk tol ke arah Demak, Kudus, Pati, Juwana dan Rembang. Masih terasa efek banjir yang merusak rumah, sawah dan jalan walaupun sudah banyak perbaikan.

Minggu pagi jam 6 sudah di jalan kembali ke Jakarta eh Cileduk :P Butuh 15 jam dari Rembang untuk tiba di Cileduk. Enak pake Jaiku, bisa bikin agenda online, catatan perjalanan makin akurat *norak_mode_ON* Alhamdulillah perjalanan lancar walaupun sempat macet di beberapa tempat. Belum lagi tiba di rumah, masuk SMS dari itikkecil tentang rencana kopdar hari ini. Ya, itikkecil sedang ada di Jakarta dan hendak jumpa fans, katanya :)) Senin, 24 Maret 2008 jam 18 di foodcourt Senci. Siapa saja yang boleh datang? Ya siapa saja silakan datang, selama bawa duit sendiri.


Jalan-jalan plus nyasar ke Bumi Perkemahan

Sepanjang jalan sinyal XL juga ga masalah. Sesuai tulisan kemarin, moso sudah pakai layanan pasca bayar (walaupun bukan karena makmur tapi lantaran aku pemalas untuk cari voucer) terus layanannya buruk? Jangan sampai layanan buat pelanggan dikorbankan demi perang tarif. Berulang kali update RSS Reader di hape, lancar jaya! Bagaimana dengan liburanmu?

Nasib Pengguna Pasca Bayar

Oke, promosi tarif pulsa memang gila-gilaan. Perang promosi pun tak kalah dahsyat: di tivi, media cetak, internet sampai perang billboard terbuka yang seolah mengejek tarif yang diajukan kompetitor. Tapi itu semua berlaku untuk pelanggan pra bayar. Sayangnya lagi, persaingan harga tak diiringi dengan kesiapan infrastruktur pendukung layanan. BTS saja masih menumpang kompetitor kok mau perang-perangan segala? :P

XL punya produk Xplor dan varian Xplor Family Plus untuk pelanggan pasca bayarnya. Bukan perbedaan tarif yang menjadi awal kepindahanku dari Matrix Indosat, tapi karena waktu itu bisa pesan nomor 10 digit dan unik buatku: tiga digit terakhir bisa disusun menjadi namaku. Beda lainnya, bila limit tagihan Xplor 200 ribu/bulan dengan tagihan berjalan 150 ribu, maka cukup membayar seratus ribu untuk bulan berjalan dan sisanya dapat dibayar bulan berikut.

Lantas, kenapa tarif pasca bayar tetap mahal? Padahal jelas-jelas pelanggan seperti kami yang setia menghabiskan pulsa bila dibanding pelanggan pra bayar yang lebih mudah berganti operator. Berapa perbedaan yield yang diperoleh provider antara pelanggan pra bayar dan pasca bayar? Bagaimana dengan janji layanan XL 3G dengan HSDPA? Dulu waktu awal peluncuran memang servisnya oke-oke saja, tapi akhir-akhir ini sering terjadi gangguan sampai aku mesti mengalami pelayanan 817 itu. Apa dapat solusi? “Silakan copot SIM card dari modem dan tunggu 10 menit kemudian sambungkan kembali dengan komputer. Kami akan mencoba membantu dengan refresh kartu bapak dari sini”, begitu solusinya. Oalah… kirain ada yang salah dengan komputerku.

Tapi ya mau bagaimana lagi, cuma bisa pasrah menikmati layanan provider sambil berbagi pengalaman di blog ini. Bagaimana dengan Anda, termasuk pelanggan pra atau pasca bayar? Oh ya, selamat libur panjang. Semoga tak ada gangguan jaringan yang padat selama liburan.

Lapangan Futsal Baru

Akan ada lapangan futsal baru di Cileduk, Tangerang :joged:

[http://blogerbenteng.com/2008/03/18/lapangan-futsal-baru/]

Dolphin Show di Cileduk

Akhirnya kesampean juga nonton lumba-lumba :malu: setelah sempat antre di teriknya Minggu siang untuk beli tiket regular seharga 15 ribu dan VIP 25 ribu, trus pulang makan siang. Sore jam 3an balik lagi ke lokasi dan jadi orang pertama yang antre di pintu masuk. Silakan pakai trik ini, toh di tiketnya ga nyantumin jam pertunjukan. Lokasinya ada di perumahan Puri Beta Selatan yang masih dalam tahap pembangunan.

Jam 11 loket penjualan tiket masih tutup, baru dibuka jam 12 untuk pertunjukan jam 1. Setelah antre, dapet tiket, trus pulang makan siang. Kanan: antre di pintu masuk pertunjukan. Bangunan sederhana yang dibuat dari papan dan bambu.

Bisa masuk duluan trus pilih tempat duduk yang strategis. Posisi menentukan hasil poto :P mulai dari bangku penonton masih kosong hingga penuh.

Baca selengkapnya…