Berawal dari tulisan bro Anto tentang pentingnya menjadi anonim dan beroposisi, ternyata memuat cerita di blognya bro detnot yang berjudul On Your Way dan dilanjutkan dengan Disclaimer. Setelah baca ketiganya, di sana terjadi diskusi seru dan berkembang menjadi pertanyaan tentang komentar dan anonimitas. Lihat juga pendapat tukang ketik tentang antigobloger dan perilaku berkomentar.
Komentar adalah tanggung jawab pemberi komentar. Mutilasi komentar dengan alasan apapun mestinya tidak bisa diterima. Biar saja, toh orang lain akan bisa menilai seperti apa kelihatannya dari luar. Pemberi komentar pun mestinya berani mempertanggungjawabkan isi komentarnya dengan memberi identitas yang jelas. Atau kesempatan untuk berdiskusi dengan sehat tanpa menjatuhkan. Kita kan sesama manusia, wajar saja bila saling mengingatkan. MENGINGATKAN, bukan memaksakan pendapat.
Kalau di prenster kan katanya 68% datanya palsu. Apa demikian juga dengan identitas di blog? Kalau memang ingin membuat diskusi yang sehat, memberi pengetahuan kepada orang lain yang dianggap belum cukup pandai, apa perlu dengan menjatuhkan pendapat orang lain dan menyembunyikan identitas? Di tengah semakin banyaknya layanan social networking, sebut saja prenster, Facebook, Yahoo 360, twitter, dll, kok malah sembunyi?
Lantas sejauh mana pentingnya identitas di blog?
- Penting, kan mesti jujur.
Ada orang yang memberikan keterangan lengkap perihal pemilik blog. Mulai dari nama lengkap, tanggal lahir, daftar ijazah yang dimiliki, pengalaman kerja, atau sejarah blognya terdahulu. - Agak penting, skalian cari jodoh.
Biasanya hanya menyertakan sedikit keterangan tentang dirinya. Sekedar untuk membuktikan bahwa dirinya benar ada dan bukan robot. Bisa juga dihubungi untuk hubungan lebih lanjut. - Ga penting! It’s internet, dude!
Mencoba menyembunyikan identitas diri serapat mungkin, dengan alasan yang berbeda. Ada yang bilang: jangan lihat siapa yang bicara, tapi apa yang dibicarakan. - Blom punya blog.
Mangkanya bikin blog dong!
Mohon kesediaan untuk mengisi polling yang ada di samping kanan blog ini. Polling hanya akan berlangsung selama 10 hari. Silakan tambahkan komentar juga, boleh anonim kok. Dan aku mesti bikin laporannya hari Senin, 11 Februari 2008. Makasih.







47 Comments
saya pilih nomor 5… ah bagi saya identitas itu di buktiin lewat kopdar :p, makanya jangan boong kalo gak nanti kopdar malah gak mau dateng… takut ketauan ™
aduh sampai dibikin laporannya jugak
*lirik point 2… Itu gak refer ke saya kan oom?? ;;)
Saya ngejawab di polling sidebar aja ya oom :-$
Mo nambahin ah oom…
Anonim itu menurut saya pribadi suatu hal yg musti dihargai.
Bukan karena untuk menghindar pada saat mengirim komen2 nakal, tapi juga karena hal2 lainnya…
Yaa sama juga halnya ketika seseorang invisibel di YM… :evil2:
Ah, ndak usahlah, pribadi seseorang bisa dilihat dari komennya.. provokatif, membangun ato sampah :siul:
Wah, pollingnya ga ada yg cocok di gw… Kekekeke…
Menurut gw identitas ga penting-2 banged, soalnya ini internet, sapapun bs buat yg enggak2 dgn yg ada. Kecuali utk org yg emg kita da kenal (temen ktr, ato da kopdaran), boleh deh… tp klo g kenal2.. mending mikir 1000x. Drpd tar kena tipu kyk kasus penipuan itu…
duh knp avatar gw gambar hellmmmmmmmmmmm……………
kalo saya seh jujur, tapi gak semua data di share. Ada yang masih dirasiakan. Jadi aku pilih no 1 dan no 2. Gak boleh pilih 2 ya oom?
hayah, pake polling2an :))
kalo menurut saya nih pak, suka2 aja lah. yang penting jangan ngeselin. lhoh! komen saya ga bantu sama sekali yak? =))
ups… protes, namanya bukan adiwirasta, tapi tukang ketik. Sori, that’s my nickname on internet, hehehe…
ngomong2 soal membuka identitas diri, wah.. sulit juga tuh.. kalo bikin blog esek2, masa mau berbuka diri… bahaya ntar, dilaporin ke bonyok, bisa berabe
Oom.. gw dah kadung interesting lo ngadain polling, ternyata polling ginian. secara gw kan point 4.. cuma punya blog di warung kopi mbok siti..
cuma menurut gw identitas jadi penting dan gak penting klo dah di web. tergantung kepentingan, meski di blog, klo isinya banyakan repost ma copaste..pan tengsin Oom.
btw, lo kenal gw kan, secara lo yg kasih nama panggilan ntu ke gw… :siul:
Aaaah, kalau saya nomer duwa. Kalau nomer satu soalnya ntar ketahuan track record saya yang haram jadah :-$
gw yg mana ya ed ?
saya kembalikan ke forum lg
penting juga seh, tapi nggak penting-penting amat. asal kita bertanggung jawab atas segala yang kita tulis atau ucapkan. sesuai kebutuhan lah. gak perlu semua orang tahu siapa nama lengkapku, di mana aku tinggal, berapa istriku, berapa simpenanku. tapi kalau ada yang ingin membuktikan keberadaanku, siapa takut? menurut istilah kang kombor: iki dadaku, sopo wani ngilani dadaku?
sekalian cari jodoh
:-*
sekedar nama and alamat email udah lebih dari cukup.
gak tau nomor berapa, gak ada nomornya
kalopun orang mau anonim ya terserah aja. itu kan pilihan masing-masing. jangan sampai anonim ini dijadiin alasan untuk menyerang orang.
tapi semuanya gak masuk ke saya ah.
identitas agak dibuka tapi bukan buat nyari jodoh
bisa ngamuk si nyet nanti :siul:
pilih no. 1 karena kejujuran diatas segalanya, apapun alasan nya tidak mentolerir “selingkuh” kecuali “selingmuh”
looooh bagi yang belum create avatar or share photo, terus di default yaa avatar helm… mana helm nya sangat tidak feminin lagih… ugh…sangat termotivasi utk share photo aja deh…(biasa anggota kumpulan narsis)
Agak penting om, meski mungkin tidak lengkap untuk bisa dilacak.
Nama dan email sepertinya representatif (:|
Mungkin bisa dikatakan semacam blogger bertanggung jawab terhadap isi tulisannya.
klo mnurut aku sih, kembali pada konten komentar nya… klo isi nya bagus dan membangun ya sah2 saja…
tapi yah kbanyakan komentator tak beridentitas lebih bersifat “lempar komentar sembunyi identitas” :evil2: , dalam artian komentar yg tak bisa dipertanggungjawabkan..
ini lah yg bikin susah.. bikin “capek deehhh..”
ya daripada repot2… ya emang bagusnya menunjukkan identitas sebenarnya..
mo bikin thesis ya boz? ;))
sori saya ga ngisi polling, tapi jawaban saya kira2 begini; anonim atau pseudonim ga masalah, sejauh menjunjung tinggi kesopanan, kewajaran dan hal positif laen. Siapa yg bisa menilai kadar hal positif itu? ya mesti ditanggung sama-sama walaupun ada ranah subyektif juga di situ.
nah gimana dong kalau mewakin no 1 plus no 3 plang? kok nggak ada pilihan-nya?
ngga tau musti bilang apa?
mo jujur kek mo nggak kek, pasti ada sesuatu yang ingin disamapaikan oleh yang punya blog, dengan caranya sendiri tentunya [-(
nyante ja bozzzzz
take it easy ja :siul: :siul: :siul:
Memang ini internet dude, tapi kalo sudah nyangkut tulisan adalah sebuah tanggung jawab untuk seorang penulis mempertanggungjawabkan tulisannya, dan saya pribadi lebih suka sama yang ada identitasnya, jadi lebih nyaman aja membacanya. Tapi kalo terlalu jujur juga bahaya dengan banyaknya penipuan dll. Jadi pilih nomer 2 deh ;;) …
saya vote “Ga penting! It’s internet, dude!”
sangat2 menghargai orang yang anonim. tapi benci dengan orang yang salah menggunakan status itu.
diskusi ya diskusi, saling tukar pikiran. bukan memaksakan pendapat apalagi menjatuhkan. hmp,..
Penting ga penting tergantung kepentingan saat itu, lagian bakal trus ada org2 anonim, bertanggungjawab ato tidak.
eniwei, hasil pollingnya nanti mo diapain om?
saya mah sekalian cari jodoh :siul:
Kalo gw si lebi mili jujur ajah. Bo’ong itu susah, capek pula. Karena satu kebohongan akan mendorong kita pada kebohongan2 laennya. Kalo emang ada yang bukan konsumsi umum ya gak usa dipajang ato ditulis aja. gampang to..
So kayaknya ikut mazhab nomer dua deh..
@semua
makasih udah mau kasi pendapat
kenapa harus kasi identitas?
sebagai orang yg baru belajar ngeblog, saya nemuin banyak blog yg keren
nah kadang timbul kesulitan saat ingin menghubungi empunya blog karena ga ada keterangan apa-apa tentang identitas bloger. padahal belom tentu bloger bersangkutan mo komen di blog saya dan ninggalin alamat email.
saya pun termasuk yg nomer dua, kasi identitas secukupnya tapi ga sampe ngasi silsilah keluarga, seperti komentar pak dee
anonim pun boleh saja dan ini adalah pilihan. selama anonimitas tidak dipersalahgunakan dalam menulis ato berkomentar, seperti kata bro bayu
buat yg cari jodoh, gutlak yak ;))
Habis ini aku juga akan ngasih pooling di blog.
walah.. iki toh polling-a??! :))
hhmm, identitas seorang blogger itu penting om..
setdk-a nama & email-a udah cukup (sbg awal perkenalan)..
jd dt milih yg no 2 aja deh, tp gak niat utk nyari jodoh ah.. xp
krn dt mah nunggu jodoh.. :siul:
[...] Lantas sejauh mana pentingnya identitas di blog? [...] PENTING..!!!!
setip bloger kayaknya memang punya visi sendiri2, bung caplang. kalo saya memang tak ingin bersembunyi di balik anonimitas karena ingin menjalin silaturahmi. tapi saya masih tetap menghargai temen2 yang selama ini masih enjoy bersembunyi di balik anonimitasnya.
Semakin hari situsmu semakin keren dude…haha
Saya pilih nomor 2…. [-o< mudah2 terkabul. :siul:
duh…opsinya kurang lengkap nih. menurut saya identitas di blog agak penting. tapi bukan berarti untuk cari jodoh. maksud saya minimal tahu gender pemilik blog sekaligus interest -nya. biar nyambung kalau diajak bicara.
saya sendiri orangnya cukup terbuka, tapi males jawab kalau nanya-nanya soal kerjaan, latar belakang dan lain-lain. penting ya?
hohohoo….
kalau mas caplang sendiri begimana…
identitas gak penting..
yang penting itu nama,alamat,jeniskelamin,no.telepon,ttl…
eh sama aj yah..
saya… saya… saya pilih yang mana ya?
kalau dulu sih saya milihnya yang point 3, tapi karena udah mikirnya kedepan, yah milihnya yang nomor 1.
kalo saya pilih no 1 om
kalo anonim ntar susah kalo ada yg mo jadi client
makasih buat smua yg udah bersedia ikut polling n kasi pendapat
bagusnya sih pake identitas asli, biar kesan narsisya lebih kerasa
walaah sampai sini juga to saya [-( [-(
Sampai kapan kita berbohong terus dengan sembunyi di balik identitas palsu?
Post a Comment