Berita di KOMPAS Rabu, 26 September 2007
Tiga Bersaudara Terlindas Truk Saat “Ngabuburit”
Cirebon, Kompas - Tiga bersaudara tewas terlindas truk gandeng di jalur pantai utara Jawa Barat, tepatnya di Desa Jatianom, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Selasa (25/9) sekitar pukul 16.00. Adapun satu korban lain luka parah dan kini masih dirawat di RSUD Arjawinangun, Cirebon.
Korban tewas adalah Bayu (6), Nanda (9), dan Ian (8), kakak beradik yang tinggal di Desa Jatianom. Ketiganya saat itu membonceng sepeda motor E 3357 KN yang dikendarai sepupu mereka, Yessi Krisdiyani (13), untuk berjalan-jalan sore atau ngabuburit menjelang buka.
Menurut para saksi, kecelakaan terjadi saat Yessi keluar dari jalan desa menuju jalur pantai utara (pantura) Cirebon-Jakarta. Persis ketika masuk jalur pantura, setang motor menyenggol badan truk pengangkut batu bernomor polisi N 7624 MU yang melaju dari arah Cirebon.
“Ketiga anak yang dibonceng Yessi jatuh ke kanan tepat di bawah truk dan akhirnya terlindas, sedangkan Yessy terempas ke kiri tertimpa motor dan luka serius di kepala,” kata Dullah, saksi yang ikut membawa Yessi ke rumah sakit.
Bandi, saksi lain, mengatakan, kondisi jalan pantura saat kejadian sedang ramai.
Selasa malam tim Kepolisian Resor Kabupaten Cirebon masih memeriksa Tohari, sopir truk pengangkut batu tersebut. Kepada polisi, Tohari mengaku menjalankan truknya sekitar 40 kilometer per jam. Kepala truk juga sudah mendahului motor ketika menyenggol motor. (NIT)
Kejadian yang amat mengerikan… Anak-anak yang mestinya masih memiliki banyak waktu untuk bermain, bersekolah dan membantu di rumah harus secepat itu pergi. Atau masih ingat meninggalnya artis sinetron Adi Firansyah akibat motornya bertabrakan dengan anak berumur 9 tahun yang mengendarai motornya sendiri.
Ya memang umur manusia tidak ada yang tahu kecuali Yang Maha Kuasa. Tapi, apa tidak ada yang bisa dilakukan untuk mencegahnya?




Komentar