MotoDream adalah majalah pertama yang mengupas gaya hidup bikers.
Kini MotoDream mengangkat tema blog untuk bikers sebagai tema utama di Kopi Darat MotoDream yang pertama.
Blog menjadi sarana untuk berkomunikasi bikers karena mobilitas bikers dan perubahan informasi yang cepat.
MotoDream mengajak pembaca MotoDream untuk datang kumpul membangun silahturahmi sambil menggali manfaat blog untuk bikers.
Kalau bro bikers ingin ikut acara ini, bro mesti isi buku tamu ini jika ingin datang. Beserta berapa bikers yang ikut karena venue acara terbatas hanya 100 orang. Jadi mohon maklum adanya.
Ok bro? We’ll see you there at KopDar MotoDream.
Sabtu, 4 Juli 2009
19.00-21.30
Wetiga, Jl. Langsat I No. 3/A
Blog:
- MotoDream @ Dagdigdug
- MotoDream @ Blogspot
Sumber: halaman Kopdar MotoDream di Facebook
Hari ini merupakan HUT Bhayangkara ke-63.Seperti yang tercantum pada situsnya, POLRI berkeinginan melakukan reformasi birokrasi di dalam tubuhnya, yang tentunya demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai warga negara, tentu saya memiliki harapan. Saya ingin POLRI, terutama yang ada di jalan, lebih tegas dalam upaya penegakkan hukum. Jangan ada lagi korupsi, sebab ini menyangkut nyawa orang banyak. Perbaikan harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Mulai dari pembuatan SIM sampai proses tilang yang jujur. Saya pernah mengalami sendiri bagaimana mudahnya memperoleh SIM tanpa harus menunjukkan bahwa saya memang memiliki skill dan pengetahuan yang layak untuk berada di jalan. Dua kali malah. SIM A dan SIM C. Cukup dengan membayar lebih kemudian akan ada petugas yang membimbing saya mulai dari mengisi data pribadi hingga jawaban yang benar. Sungguh terorganisir. Padahal itu bisa jadi potensi bahaya di kemudian hari. Katanya sih kalau di luar negeri untuk mendapatkan SIM itu susah setengah mati. Dan katanya juga sistem tilang di sana tidak mungkin pakai istilah damai di tempat. Katanya lho, saya belum pernah coba….
Selamat HUT Bhayangkara! Semoga semakin baik melayani dan melindungi masyarakat. Anda juga punya harapan atau pengalaman?
Akhirnya kemarin malam (waktu Indonesia) Valentino Rossi berhasil meraih kemenangan ke-100nya. Walaupun memulai balapan tidak dari pole position, namun di awal balapan Rossi sempat tertinggal di belakang Casey Stoner. Tak butuh waktu lama bagi Rossi untuk memimpin. Kemudian menyusul di belakangnya Jorge Lorenzo yang berhasil menyalip Stoner dari posisi ketiga menjadi runner up.
Balapan kali ini cenderung membosankan sebab tiga pembalap terdepan tidak berubah posisi hingga garis finish. Tak terlihat persaingan ketat antara Rossi dan Lorenzo seperti yang terjadi di sirkuit Catalunya sebelumnya, di mana Rossi meraih kemenangan ke-99 (ini nomor punggung motor Lorenzo) di Catalunya yang merupakan “rumah” Lorenzo. Padahal sirkuit Assen ini termasuk yang memiliki karakter cepat. Malah lebih seru menyaksikan rombongan yang berebut posisi ke-6 yang antara lain berisi Kallio, Hayden, Toseland dan Puniet.

Selamat buat Rossi. Great job, bro! *sok akrab*
*Foto: MotoGP.com
Menurut penjelasan Peraturan Pemerintah No 44 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol yang diterima detikOto, Senin (22/6/2009) asas keadilan merupakan salah satu alasannya. Dalam penjelasan resmi disebutkan:
Berdasarkan Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, jalan merupakan salah satu prasarana transportasi nasional yang diselenggarakan berdasarkan asas kemanfaatan, asas keamanan, asas keserasian, asas keadilan, asas transparansi, asas keberdayagunaan, serta asas kebersamaan dan kemitraan diharapkan dapat melayani kepentingan umum dan dapat mengakomodir semua kepentingan masyarakat.
Kendaraan bermotor roda dua merupakan moda transportasi dengan populasi yang cukup besar, sehingga perlu diberi kemudahan dalam menggunakan infrastruktur berupa jalan termasuk jalan tol.
(Sumber: DetikOto)
Sewaktu terjadi banjir tahunan di Jakarta, mungkin tahun 2007, dan sepeda motor diperbolehkan melewati beberapa ruas jalan tol, saya merelakan diri mengambil jalan sedikit lebih jauh demi mencicipi bagaimana rasanya bila motor boleh lewat jalan tol. Memang kondisi saat itu darurat. Saat itu disiapkan lajur khusus motor yang diberi pembatas kun (cone) yang diikatkan tali di sepanjang jalan. Sekedar gambaran, ruas jalan tol yang pernah saya lalui menggunakan motor hanya dari gerbang Pondok Indah keluar di Fatmawati, waktu itu penyebabnya banjir di dekat sekolah Don Bosco. Saat lain saya pernah melewati ruas tol dari gerbang RC Veteran dan harus keluar di gerbang Pondok Pinang. Motor boleh masuk jalan tol akibat Jakarta langganan banjir, dan beberapa ruas jalan tergenang air. Walaupun sebenarnya saya tak perlu-perlu amat untuk melewati jalan tol karena masih ada jalur alternatif yang lain
read more…
Ini merupakan kegiatan Pekan Nasional Keselamatan Jalan dan Transportasi (PNKJT) yang ketiga kali, setelah penyelenggaraan pertama tahun 2007 dan Pekan Keselamatan Jalan 2008 lalu. Kampanye dijadwalkan mulai 23 24 Juni 2009 dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertempat di Taman Mini Indonesia Indah. Tetap dengan tema besar “Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Semua”, kampanye tahun ini memiliki sub-tema “Edukasi Bagi Masyarakat dan Penanganan Kecelakaan” dengan slogan “Sedikit Empati Dapat Menyelamatkan Orang Lain”.
Program ini secara mendunia dimulai PBB tahun 2004 sebagai akibat makin banyaknya korban tewas akibat kecelakaan di jalan. BBC News menulis bahwa kematian akibat kecelakaan menjadi pembunuh nomor satu di atas HIV, TB, Malaria dan kanker. Kebanyakan korbannya justru orang-orang berusia di bawah 25 tahun, generasi penerus bangsa. Ancaman tersebut nyata dan mestinya bisa dicegah. Mulai dari diri sendiri untuk memiliki kesadaran dalam berkendaran dengan aman dan selamat, dan tularkan kepada orang-orang terdekat. Dari data-data itulah kemudian PBB mencanangkan program Global Road Safety Partnership (GRSP), di mana Indonesia ikut sebagai salah satu negara partisipan dengan Giri Suseno, mantan Menteri Perhubungan, menjabat ketua GRSP Indonesia. Walaupun Indonesia belum memiliki halaman tersendiri di situsnya dan tergabung dalam kelompok ASEAN
Padahal tetangga kita Vietnam saja punya halaman khusus.
read more…
Perhatian: tulisan berikut sarat foto orang-orang ganteng. Kurang beruntunglah kalian wahai fakir benwit! Silakan klik foto untuk melihat gambar dalam ukuran agak besar.
Sebenarnya niat awal hanya ingin memanaskan (sepeda) motor, kali ini tujuannya Lampung. Dan tak perlu ramai-ramai. Cukup dengan sebuah Suzuki Thunder125 yang dikawal dua Honda Tiger. Bersama Fadli dan Okto, teman kantor, berangkatlah kami Jumat (29 Mei 2009) malam dari kantor tercinta pukul 20-an. Tak lupa untuk update status dan posisi lewat layanan Ping.fm yang otomatis menyebarkannya ke Facebook, Plurk dan Twitter saya cukup dengan satu sms.
Rute yang dipilih adalah Pondok Pinang, Bintaro, Cileduk, Cipondoh, dan seterusnya menyusuri jalan lama menuju Anyer/Merak (saya tidak hapal nama daerahnya). Yang pasti melewati Serang dan sempat beristirahat sejenak untuk mengisi perut di Cilegon. Perjalanan dari kantor hingga pelabuhan Merak memakan waktu 4 jam dengan menempuh jarak sekitar 127 kilometer. Dari mana saya tahu? Kan selalu update status. Beberapa ruas jalan antara Tangerang dan Serang rusak parah, bahkan ada yang mengalami penyempitan karena ada perbaikan jalan. Ini tanggung jawab siapa? Entahlah.

read more…
Pagi ini saya dikejutkan dengan suara sirine bertalu-talu eh meraung-raung yang terdengar dari jalanan. Segera saja intip jendela kantor untuk melihat ada apa gerangan. Oh ternyata rombongan mobil pemadam kebakaran yang sepertinya hendak bertugas. Rombongan ini mengalami kesulitan menembus padatnya jalan yang saat itu terkena lampu merah.
Yang kemudian terjadi sungguh mengejutkan saya. Seorang pengamen, tetap menenteng gitarnya, segera memblokade lalu lintas dari arah lain dan meminta kendaraan yang searah dengan mobil pemadam untuk bergerak maju. Tindakan ini dilakukan supaya rombongan tadi dapat menembus kemacetan dan sesegera mungkin tiba di lokasi yang dituju. Bayangkan… *tarik napas, tutup mata dan bertopang dagu* seorang satria bergitar pengamen muda yang mengandalkan mobil-mobil yang berhenti untuk mendapat receh ternyata rela “kehilangan” rejekinya saat itu demi kepentingan rombongan pemadam.
Memang sesuai aturan, sementara UU LLAJ yang baru menunggu penomoran, menurut PP No. 43 Tahun 1993 Pasal 65 :
(1) Pemakai jalan wajib mendahulukan sesuai urutan prioritas sebagai berikut:
a. kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
b. ambulans mengangkut orang sakit;
c. kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas;
d. kendaraan Kepala Negara atau Pemerintah Asing yang menjadi tamu negara;
e. iring-iringan pengantaran jenazah;
f. konvoi, pawai atau kendaraan orang cacat;
g. kendaraan yang penggunaannya untuk keperluan khusus atau menyangkut barang-barang khusus.
Setelah bergerak, mobil-mobil lain mengalah demi memberi jalan. Tak perlu menggebrak mobil apalagi memukul pengendara yang ada di dalam mobil supaya mau sedikit menepi. Pun pengamen muda itu berani mengambil inisiatif. Bagaimana dengan Anda, bersediakah mengalah bila Si Komo ada yang hendak lewat?
Hehehe iseng mengikuti countdown hasil pilplres 2009 ubahan terbaru dari Facebook, di mana pengguna bisa memilih username untuk alamat profilnya.
Login, lalu arahkan halaman ke http://www.facebook.com/username.

Kemudian pilih username yang diinginkan. Facebook akan memeriksa apakah username yang dipilih masih tersedia. Bisa juga memilih username sendiri selain yang ditawarkan.

Harap diingat, sekali Anda sudah memilih, username tersebut tak akan bisa diubah. Username yang dipilih minimal 5 karakter dan dapat berupa huruf, angka dan tanda baca titik (.), atau kombinasi ketiganya.
Anda pakai username apa?
Setelah menunggu lama akibat perbedaan waktu, akhirnya WordPress 2.8 sudah resmi dirilis. Seperti yang pernah saya bilang, perubahan utama ada pada manage themes dan tampilan widgets yang berbeda. Selain itu halaman plugins juga berbeda dengan WordPress versi sebelumnya.
Buat pengguna WordPress.com tak perlu khawatir karena sudah pasti otomatis termutakhirkan. Nah bagi pengguna WordPress.org tentu harus rajin melakukan pemutakhiran. Kenapa? Supaya tak perlu terjadi bug yang membuat blog berantakan seperti ini. Maaf blognya jadi contoh ya, Om Ibet…
Gelar Jepang 2009, 13-14 Juni 2009 di Pusat Studi Jepang (PSJ) dan lapangan parkir dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI, Depok. Contact Person (call only maklum mahasiswa): Tata 081381345881 dan Ranti 081311092700.

Tulisan di posternya kecil banget
untuk info lengkapnya bisa lari ke sana. Ganbatte!